UMKM Siap Naik Kelas! Bank Mandiri Gelar Program Livin’ Merchant dan Hyperlocal untuk Sukseskan Bisnis Anda
Rabu, 13 Agu 2025, 12:53 WIBJakarta â Dalam rangka memperingati Hari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Nasional pada 12 Agustus, Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung perkembangan UMKM di Indonesia. Berbagai inisiatif yang telah dan akan dilakukan oleh bank berlogo pita emas ini bertujuan untuk mempermudah akses permodalan, meningkatkan literasi keuangan, dan mendorong digitalisasi bagi pelaku UMKM di seluruh penjuru Tanah Air.
Salah satu inisiatif unggulan yang diluncurkan oleh Bank Mandiri adalah Livinâ Merchant, sebuah aplikasi digital yang memungkinkan pelaku UMKM untuk melakukan transaksi keuangan secara lebih efisien. Aplikasi ini menawarkan kemudahan onboarding, fleksibilitas dalam penerimaan pembayaran, serta bebas biaya langganan. Dengan Livin' Merchant, pelaku UMKM kini dapat menerima pembayaran melalui QRIS yang dapat discan oleh pembeli dari berbagai bank dan e-wallet, menyederhanakan proses transaksi tanpa harus memiliki perangkat kasir yang mahal.
Corporate Secretary Bank Mandiri, M. Ashidiq Iswara, mengungkapkan bahwa program ini sudah berhasil menyentuh 2,7 juta pengguna pada Juni 2025, meningkat 35% dibandingkan tahun sebelumnya. Program ini tidak hanya memberikan akses ke layanan perbankan bagi UMKM, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha di daerah terpencil untuk meningkatkan efisiensi dan memperluas pasar.
Lebih jauh lagi, Bank Mandiri juga menggulirkan program Hyperlocal UMKM yang akan berlangsung sepanjang 2025. Program ini merupakan bentuk dukungan promosi gratis untuk pelaku UMKM dengan menggandeng konten kreator media sosial. Tujuan utamanya adalah untuk membantu UMKM memperkenalkan produk mereka ke pasar lokal maupun digital dengan lebih efektif. Hasilnya, program ini terbukti mampu meningkatkan volume penjualan UMKM hingga 36% dan transaksi sebesar 25% dalam waktu 30 hari setelah video review.
Selain itu, Bank Mandiri aktif menyalurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang hingga Juni 2025 telah mencapai Rp 23,94 triliun, disalurkan kepada lebih dari 205 ribu pelaku UMKM dari berbagai sektor. Pembiayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di pasar yang semakin kompetitif.
Sebagai bagian dari upaya mendukung UMKM, Bank Mandiri juga berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk memperkuat ekosistem UMKM di berbagai kota besar, seperti Surabaya, Depok, dan Yogyakarta. Melalui penandatanganan MoU, bank ini memberikan pelatihan tentang literasi keuangan hingga penyusunan laporan keuangan untuk para pelaku usaha ekonomi kreatif.
Ashidiq menambahkan, Bank Mandiri ingin menjadi mitra sejati bagi UMKM dengan memberikan lebih dari sekadar pembiayaan, tetapi juga ekosistem yang mendukung pengembangan usaha secara menyeluruh. Program-program seperti Livinâ Merchant dan Hyperlocal UMKM diharapkan mampu mengakselerasi pertumbuhan UMKM Indonesia, menjadikan mereka lebih kompetitif di era ekonomi digital.
Dengan inisiatif-inisiatif ini, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mendorong UMKM Indonesia menuju kesuksesan yang berkelanjutan, seiring dengan kontribusi mereka terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
- UMKM
- Bank Mandiri
- Program Livin’ Merchant
- Hyperlocal
Redaktur: Andriani Nuraini
Penulis: Andriani Nuraini
Berita Terkait:
-
Per Agustus 2026, Bank Mandiri Kucurkan KUR Senilai Rp29,53 Triliun , 64,48% Mengalir ke Sektor Produksi
-
Bank Mandiri Nilai Memasuki Semester 2-2026, Perekonomian Indonesia tetap Resilien
-
40 Penyandang Tunanetra Berlomba di MTQ Nasional
-
Pemerintah Salurkan 1.070,5 Ton Bantuan Pangan, DKP Rejang Lebong Ketat Mengawasi
-
Upaya AS Belum Bisa Hentikan Gurita Kokain di Amerika Latin
-
13 Hektare Lahan di Aceh Barat Hangus, Asap Tebal Mulai Racuni Pernapasan Warga
-
Swiatek Tampil Meyakinkan, Wang Xiyu Disingkirkan di Babak Pertama US Open
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.