Dari Papua ke Jawa Barat! Ini Kisah Benyamin Iyai, Remaja 15 Tahun yang Jadi Mahasiswa Termuda Unpad 2025
Rabu, 13 Agu 2025, 10:50 WIBJAKARTA - Perjalanan luar biasa seorang remaja dari Papua ini layak diacungi jempol. Bayangkan, menempuh jarak lebih dari 3.000 kilometer dari Dogiyai, Papua Tengah, hingga Jatinangor, Sumedang, demi menuntut ilmu. Dialah Benyamin Iyai, lulusan SMA Negeri 2 Dogiyai, yang tahun ini resmi tercatat sebagai mahasiswa baru Universitas Padjadjaran (Unpad).
Tak hanya prestasi akademik yang membanggakan, Benyamin juga menyandang predikat mahasiswa termuda Unpad tahun 2025. Usianya baru 15 tahun 8 bulan, usia yang mana kebanyakan remaja masih sibuk mencari jati diri, ia sudah melangkah mantap ke bangku kuliah.
Benyamin diterima di Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unpad. Menariknya, ia bukan produk program akselerasi seperti mahasiswa muda pada umumnya. Rahasia umurnya yang âmepetâ ini terletak pada awal mula pendidikannya.
Mulai SD di Usia 4 Tahun
Bukan karena dorongan orang tua, melainkan rasa sayang pada kakaknya, Benyamin kecil yang baru berusia 4 tahun memaksa ikut sekolah saat sang kakak masuk SD.Â
âSaya menangis dan mau ikut sekolah, akhirnya saya ikut bersekolah bersama kakak,â kenangnya.Â
Langkah itu membuatnya menamatkan SD, SMP, dan SMA tepat waktu, namun dengan usia yang jauh lebih muda dari teman seangkatannya.
Kuliah Lewat Beasiswa dan Misi Membangun Papua
Lulus SMA pada 2025, Benyamin mendaftar beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.Â
Awalnya ia mengincar jurusan Akuntansi, namun proses seleksi membawanya ke Statistika, bidang yang juga ia minati.Â
âYang penting saya bisa kuliah, belajar, dan mendapatkan ilmu untuk masa depan,â ujarnya.
Setiba di Jatinangor, Benyamin menghadapi tantangan adaptasi, terutama soal bahasa dan budaya. Ia mengaku terbantu oleh keramahan lingkungan Unpad dan teman-teman barunya.Â
âSaya mau belajar bahasa Indonesia yang digunakan sehari-hari,â katanya.
Mimpinya sederhana namun besar, menyelesaikan kuliah tepat waktu, menjadi sarjana, menulis penelitian, lalu pulang ke Papua untuk membangun daerahnya.Â
Dengan tekad baja dan langkah awal yang menginspirasi, Benyamin membuktikan bahwa jarak, usia, dan latar belakang bukan penghalang untuk meraih mimpi.
- Unpad
- Pendidikan Tinggi
- Mahasiswa Termuda
- Beasiswa
- papua
- benyamin iyai
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terkait:
-
IKK Turun: Kepercayaan Konsumen Luntur, Mesin Konsumsi Terancam Melambat
-
41 Mahasiswa Indonesia Timur Ditempa Jadi Calon Pemimpin Lewat Program Beasiswa
-
Daya Beli Melemah, Warga ke Mal Menurun. Jakarta Great Sales untuk Gairahkan Warga ke Mal Lagi
-
1.567 Jamaah Haji Aceh Sudah Tiba dengan Selamat di Tanah Air
-
Pemerintah Provinsi DKI Percepat Penataan Jalan Rasuna Said
-
Bocah 6 Tahun Dianiaya Dua Remaja di Kramat Jati, Sempat Koma Kesetrum Tiang Listrik
-
Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Kunjungan ke Prancis
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.