• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Tips Sukses Menjadi “Inf...

Tips Sukses Menjadi “Influencer”

Senin, 11 Agu 2025, 07:37 WIB

Pertanyaan :

Bu Rossa, saya tertarik sekali mendengar cerita orang-orang yang sukses menjadi influencer di media sosial. Kebetulan saya sangat hobi fotografi dan travelling ke berbagai tempat yang jarang didatangi turis namun memiliki pesona dan keunikan tersendiri. Saya ingin mengemas hobi saya ini menjadi pekerjaan yang menghasilkan, karena itu saya bercita-cita menjadi seorang influencer. Tolong share tips-tipsnya ya Bu, bagaimana memulai semuanya agar sukses menjadi influencer di masa depan.

Ket. Foto: Ilustrasi bu Rossa — Sumber: Dok Koran Jakarta

Jawaban :

Menjadi influencer di media sosial seperti Instagram dan YouTube memang bukan hal baru.Sekarang banyak orang berlomba-lomba ingin mengunggah konten di berbagai platform demi menjadi terkenal.

Popularitas bukanlah satu-satunya tujuan orang menjadi influencer, imbalan rupiah dari media sosial bisa jadi hal utama yang dikejar. Tidak heran semua kalangan dari yang muda sampai yang tua berlomba-lomba tampil di media sosial. Konten yang dibuat pun beragam mulai dari tema gaya hidup, travelling, kecantikan, hingga masak-masak.

Bercita-cita menjadi influencer memang tidak ada salahnya. Namun pastikan bahwa konten yang kamu tampilkan bernilai positif dan bermanfaat untuk orang banyak. Jika kamu tertarik mencobanya, ikuti tips-tips yang dilansir dari Glints berikut ini.

1. Fokus pada hal yang kamu minati

Untuk menjadi seorang influencer, hal pertama yang kamu lakukan adalah mencari sesuatu yang sangat kamu minati atau kamu suka. Sesuatu yang sangat kamu ketahui dan ingin kamu bagikan ke orang lain. Melakukan sesuatu yang kamu minati akan membuatmu selalu bersemangat dan sepenuh hati dalam mengerjakannya.

Hanya karena orang lain membuat konten yang berbeda dengan minatmu dan berhasil, bukan berarti kamu harus mengikutinya. Pernah dengar istilah ‘you can’t make it if you fake it‘?

Nah, mungkin ini istilah yang tepat karena kamu tidak bisa hanya sekadar ikut-ikutan membuat konten viral padahal kamu tidak minat di bidang tersebut. Cari informasi sebanyak-banyaknya dan jangan terburu-buru untuk memutuskan.

2. Bagi-Bagi ilmu

Untuk mengundang para audiens ke dalam media sosialmu, bagikan cerita menarik dan juga ilmu yang bermanfaat. Menjadi seorang influencer bukan hanya mengunggah foto atau video saja, lho tapi juga harus memiliki insight yang berguna bagi para ­penontonnya.

Contohnya, jika kamu tertarik dengan dunia kuliner dan bisa memasak tidak ada salahnya kamu membagikan ‘rahasia’ menarik seputar masak-memasak atau bahkan sekadar resep-resep kreasimu dengan foto yang menggugah selera. Kemaslah kontenmu dalam video atau foto yang menarik, belajar edit mulai dari sekarang.

3. Rapikan feed Instagram

Jika kamu ingin fokus menjadi seorang influencer di Instagram, jangan lupa untuk merapikan feed Instagram-mu agar menarik saat dilihat. Merapikan feeds bisa dimulai dari warna foto yang senada antara satu dengan yang lainnya, sehingga seragam saat dilihat.

Mulailah belajar tools editing seperti Adobe Lightroom dan VSCO yang sering digunakan. Lalu, unggah lah foto yang saling berkaitan. Misalnya jika kamu ingin menjadi traveller, unggahlah foto yang berkaitan dengan hal-hal travel. Janganlah tiba-tiba kamu upload foto yang tak berkaitan di tengah-tengah feeds-mu saat sedang membangun branding-mu.

4. Coba tren terbaru

Untuk berkompetisi di media sosial jangan malas untuk riset mengenai tren yang sedang beredar. Tren ini bukan hanya sekadar tema konten yang perlu dibuat melainkan platform dan bentuk konten.

Untuk mencari tren yang akan booming di Indonesia, carilah tren yang terlebih dulu viral di luar negeri, karena tren di Indonesia biasanya akan telat 1-6 bulan mendatang. Contohnya adalah podcast yang sejak dulu sudah menjadi tren di Amerika karena bisnis radio yang mati, di Indonesia belum lama ini menjadi sebuah tren yang akhirnya semua influencer mencoba bentuk konten yang baru ini.

Tidak heran, banyak brand yang akhirnya ‘caper’ untuk mendapatkan engagement tinggi. So, mulailah peka terhadap tren media sosial jika ingin menjadi influencer.

5. Perluas networking

Bagaimana mau mendapat exposure jika kamu tidak memperluas networking alias pergaulan? Untuk memulai menjadi influencer jangan lupa juga untuk sering-sering berinteraksi dengan para influencer lain.

Mungkin sebutan zaman sekarang disebut pansos alias panjat sosial. Walaupun pansos berkonotatif negatif, tetapi kamu tetap bisa pansos dengan cara yang baik. Bagaimana caranya? Caperlah dengan para influencer seperti memberikan komen-komen yang postif atau berhubungan dengan kontennya. Carilah topik yang memang menarik untuk dibalas oleh si influencer dan bukan hanya sekadar komentar-komentar tidak penting.

Cara kedua adalah dengan rajin-rajin datang ke acara-acara yang sesuai dengan minatmu. Selain menambah networking, datang ke event juga dapat menambah wawasan dan ilmu seputar topik yang ingin kamu perdalam.

6. Konsisten

Konsisten adalah kunci. Jika kamu ingin menjadi influencer, konsistenlah dalam mengunggah konten. Jika jarang upload, pastinya kamu akan kalah dengan saingan-sainganmu yang sering upload.

Namun tetap ingat ya, konsistensi upload konten juga harus berbanding lurus dengan kualitas video atau topik. Sering-sering upload tapi kontennya tidak memberikan insight buat apa? Tidak akan dilirik juga, kan? Jadi, pikirkan dengan matang sebelum membuat konten. Buatlah planner yang berisi tema-tema yang akan kamu unggah ke media sosial.

7. Interaksi

Kamu pasti sudah tahu kan apa tugas utama dari seorang influencer? Sudah pasti meng-influence masyarakat dengan hal-hal yang positif. Kamu akan menjadi icon atau opinion leader dari sesuatu dan sangat berpengaruh pada pengikutmu nanti. Jadi, jangan lupa untuk selalu berinteraksi dengan mereka dan berikan opini-opinimu sebagai influencer.

Ingat, menjadi influencer adalah bentuk komunikasi dua arah sehingga kamu tidak bisa mengabaikan para followers jika terjadinya interaksi.

Nah, gimana? Sudah tertarik untuk mencoba menjadi influencer? Perlu diingat bahwa menjadi influencer bukanlah pekerjaan yang mudah dan instan. Semua proses ini perlu dipelajari secara pelan-pelan dan bertahap. Ingat, sesuatu yang munculnya instan akan selesai secara instan juga. Semoga sukses! hay

  • SURAT BU ROSSA

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.