Berlatih Keras Tanpa Pemenuhan Gizi yang Tepat Tak Cukup untuk Hasil Optimal
Senin, 11 Agu 2025, 18:50 WIBJAKARTA - Pemenuhan gizi yang tepat menjadi faktor penentu keberhasilan program latihan fisik, baik bagi pemula maupun atlet berpengalaman.
âLatihan keras saja tidak cukup untuk mencapai hasil optimal tanpa diimbangi strategi pemenuhan gizi yang tepat. Nutrisi olahraga harus diintegrasikan ke dalam setiap fase perjalanan latihan, baik untuk pemula maupun atlet berpengalaman,â kata Director Sports Performance, Nutrition and Education Krissy Lines dalam keterangannya di Jakarta, Senin (11/8).
Krissy menjelaskan peningkatan minat masyarakat terhadap olahraga ketahanan di Asia, mulai dari lari jarak jauh, bersepeda, renang perairan terbuka, hingga lomba dayung, membuat kesadaran akan peran nutrisi menjadi semakin penting.
Ia mencontohkan karbohidrat merupakan sumber energi utama yang dibutuhkan tubuh untuk mempertahankan stamina. Atlet ketahanan umumnya memerlukan 7â10 gram karbohidrat per kilogram berat badan, sedangkan kebutuhan umum berkisar 5,5â7 gram/kg.
Protein, lanjutnya, berperan dalam pemulihan dan perbaikan otot. Atlet ketahanan disarankan mengonsumsi 1â1,3 gram protein per kilogram berat badan, sementara latihan kekuatan intensitas tinggi dapat memerlukan hingga 2 gram/kg. Lemak sehat dari alpukat, kacang, biji-bijian, dan ikan berlemak sebaiknya menyumbang 25â30 persen kebutuhan kalori harian.
Waktu konsumsi juga berpengaruh. Mengonsumsi karbohidrat rendah serat 30â45 menit sebelum latihan dapat menjaga energi tanpa mengganggu pencernaan. Setelah latihan, asupan 20â40 gram protein yang disertai karbohidrat dalam waktu 30â60 menit dianjurkan untuk mendukung pemulihan.
Hidrasi menjadi aspek penting, terutama di wilayah beriklim panas dan lembap seperti Asia Tenggara. Aktivitas lebih dari 30 menit di luar ruangan sebaiknya disertai penggantian cairan yang mengandung elektrolit, sedangkan latihan di atas satu jam memerlukan tambahan glukosa untuk menjaga intensitas.
Krissy menegaskan, pemulihan tidak kalah penting dibandingkan latihan itu sendiri. Tidur cukup 7â9 jam per malam dan mengambil satu hari istirahat penuh tiap pekan membantu tubuh beradaptasi dan mengoptimalkan hasil latihan.
âPendekatan nutrisi yang tepat bersifat personal, namun dampaknya universal dalam membantu setiap individu mencapai dan bahkan melampaui target kebugarannya,â ujarnya. Ant
- Pemenuhan Gizi
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Wamen PKP Ungkap Peran Baru Perumnas Jadi Motor Pembangunan Rumah Rakyat
-
Meski Kebanjiran, Warga Kebon Pala Belum Mengungsi
-
Uji Coba Layanan MPP untuk 20 Instansi di Kabupaten Kediri
-
Kemenpar dan Komisi VII DPR Sepakat Lanjutkan Penyusunan RUU Kepariwisataan
-
Target pembangunan Ruang Bermain Ramah Anak di Balikpapan
-
Pos Gunung Api Laporkan Letusan Gunung Marapi dalam Tiga Hari Beruntun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.