Danantara Indonesia Kucurkan Rp1,5 Triliun untuk Serap Gula Petani

Minggu, 10 Agu 2025, 14:45 WIB

JAKARTA – Lembaga Pengelola Investasi Nasional Danantara Indonesia berkomitmen mengalokasikan dana sebesar Rp1,5 triliun atau setara US$92 juta untuk membeli gula milik petani yang masih menumpuk di gudang pabrik gula. Langkah ini dilakukan untuk membantu petani tebu yang kesulitan menjual hasil produksinya dengan harga yang layak.

Menurut Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), komitmen tersebut disepakati setelah adanya pembicaraan antara pihak asosiasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Dana itu akan disalurkan melalui PT Sinergi Gula Nusantara sebagai pelaksana pembelian gula dari petani.

Ket. Foto: — Sumber: Danantara Indonesia

Sekretaris cabang APTRI wilayah kecamatan penghasil gula Assembagoes, Situbondo, Jawa Timur, Herman Fauzi, mengatakan bahwa kesepakatan dicapai setelah koordinasi intensif pengurus pusat APTRI dengan kementerian terkait.

“Minggu lalu, pengurus APTRI pusat berkoordinasi dengan kementerian terkait dan menerima solusi bahwa Danantara akan mencairkan dananya melalui PT Sinergi Gula Nusantara untuk membeli gula petani,” ujarnya, Sabtu.

Fauzi menuturkan, ribuan ton gula yang belum terjual saat ini menumpuk di pabrik gula Assembagoes, Situbondo. Kondisi tersebut diperparah dengan penawaran harga dari pedagang yang berada di bawah harga referensi Rp14.500 per kilogram sehingga tidak diterima pihak pabrik.

“Selama empat minggu terakhir, pedagang hanya menawarkan harga Rp14.350, bahkan Rp14.200 per kilogram. Padahal, harga minimumnya harus Rp14.500,” kata Fauzi.

Ia menduga anjloknya harga gula petani dipicu oleh membanjirnya gula rafinasi di pasar yang sebenarnya hanya diperuntukkan bagi kebutuhan industri. Gula rafinasi, lanjutnya, memiliki rasa kurang manis dibandingkan gula konsumsi dan harganya lebih murah.

“Gula rafinasi memang tidak semanis gula biasa, dan harganya lebih murah,” tambahnya.

Di sisi lain, Manajer Umum Pabrik Gula Assembagoes, Mulyono, mengungkapkan bahwa pihaknya mengalami kesulitan akibat penumpukan gula yang belum terjual. Menurutnya, selama empat minggu terakhir, sekitar 5 ribu ton gula belum terserap pasar.

“Akibatnya, kami tidak mampu membayar petani yang tebunya diolah di pabrik gula Assembagoes,” ujarnya.

Dengan adanya intervensi Danantara Indonesia, diharapkan permasalahan penumpukan stok gula ini dapat segera teratasi. Pembelian gula petani oleh PT Sinergi Gula Nusantara diharapkan mampu menstabilkan harga di tingkat petani sekaligus mencegah kerugian lebih besar.

Kondisi pasar gula nasional saat ini memang tengah mengalami tekanan akibat peredaran gula rafinasi di luar peruntukannya. Situasi ini membuat petani tebu kesulitan memperoleh harga jual yang sesuai dengan acuan pemerintah, sehingga memerlukan dukungan dari lembaga investasi dan pihak terkait.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

Koperasi Harus Bangkit! Fokus Kembangkan Bisnis Jadi Kunci Kemajuan

Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.