Penyaluran Bantuan Pangan untuk Mendorong Daya Beli Warga Kurang Mampu

Jumat, 08 Agu 2025, 16:45 WIB

Barabai, Kalsel - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) menyalurkan bantuan pangan berupa beras dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahun 2025 untuk mendorong daya beli, khususnya warga kurang mampu.

Bupati Hulu HST Samsul Rizal, mengatakan, bantuan pangan berupa beras dari Cadangan Pangan Pemerintah ini diserahkan kepada masyarakat Desa Pandawan, Kecamatan Pandawan.

Ket. Foto: Bupati HST Samsul Rizal saat menyerahkan bantuan pangan beras CPP bagi masyarakat kurang mampu di Desa Pandawan, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Jumat (8/8/2025). — Sumber: Antara

"Program bantuan pangan ini sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menekan inflasi, menjamin akses pangan bagi masyarakat kurang mampu, serta mengurangi beban pengeluaran rumah tangga penerima manfaat," kata Rizal di Barabai, Jumat.

Program ini sukses berjalan dan telah tersalur ke sejumlah titik yang merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan HST bersama Perum Bulog Barabai.

 Samsul Rizal menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya penyaluran bantuan berupa beras ini untuk masyarakat Hulu Sungai Tengah yang membutuhkan.

Ia menjelaskan bahwa setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh 10 kilogram beras per bulan untuk periode dua bulan, yakni Juni dan Juli 2025.

“Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu agar dapat mengakses pangan, khususnya beras, serta untuk menekan inflasi dari komoditas beras yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami kenaikan harga,” tambahnya.

Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah selalu memperhatikan kendala yang dihadapi masyarakat, salah satunya dalam memenuhi kebutuhan konsumsi pangan.

Penyaluran CPP ini merupakan langkah konkret untuk mengatasi kerawanan pangan serta bentuk intervensi terhadap fluktuasi harga pangan pokok.

“Walaupun yang kita lakukan masih jauh dari kesempurnaan, kami akan terus mengupayakan langkah-langkah nyata untuk menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Bumi Murakata,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat agar memaknai bantuan ini sebagai bentuk rezeki dari Allah SWT, dan pemerintah hanyalah perpanjangan tangan untuk menyalurkannya.

Bupati mengajak para penerima manfaat untuk menggunakan bantuan tersebut dengan bijak dan penuh rasa syukur.

Bupati juga berharap bantuan beras ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga mampu berkontribusi dalam menurunkan angka stunting melalui pemenuhan asupan karbohidrat keluarga.

"Sinergi semua pihak sangat penting dalam pelaksanaan program ini. Semoga apa yang kita laksanakan hari ini bernilai ibadah serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” terangnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.