WNI Dihimbau Waspada Cuaca Ekstrem di Hong Kong-Taiwan

Rabu, 06 Agu 2025, 21:35 WIB

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengimbau warga negara Indonesia (WNI) di pesisir Tiongkok timur, termasuk Hong Kong, hingga Taiwan untuk selalu waspada dan mengikuti arahan otoritas setempat mengingat cuaca ekstrem masih menerpa wilayah tersebut.

Namun demikian, Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha memastikan bahwa kondisi para WNI di wilayah tersebut masih aman dan tidak ada yang menjadi korban.

Ket. Foto: Awan hitam menyelimuti langit ibu kota Taipei, Taiwan. Berdasarkan komunikasi dengan para WNI, hingga saat ini tidak ada WNI yang menjadi korban cuaca buruk di Taiwan hingga Hong Kong. — Sumber: pexels

“Berdasarkan komunikasi dengan para WNI, hingga saat ini tidak ada WNI yang menjadi korban cuaca buruk tersebut,” kata Judha dalam pernyataan tertulis dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (6/8).

Ia menyatakan bahwa Kemlu RI terus berkoordinasi erat dengan KJRI Hong Kong, KJRI Guangzhou, serta KDEI Taipei untuk memonitor kondisi para WNI di tengah cuaca buruk.

Perwakilan RI tersebut juga telah mengeluarkan imbauan keselamatan kepada para WNI, ucap Judha, sembari mengimbau para WNI untuk segera menghubungi Perwakilan RI apabila menghadapi situasi darurat.

Masing-masing Perwakilan RI yang bisa dihubungi yaitu KJRI Hong Kong (+852-5242-2240), KJRI Guangzhou (+86-185-2037-5005), dan KDEI Taipei (+886-9011-32000).

Cuaca buruk dilaporkan terus menerpa wilayah pesisir Tiongkok timur, termasuk Hong Kong, hingga Pulau Taiwan. Peringatan bahaya banjir dan longsor telah diumumkan di Hong Kong.

Otoritas Hong Kong pada Selasa (5/8) mengeluarkan sinyal peringatan hitam untuk hujan badai, sehingga menjadi yang keempat kalinya dalam delapan hari.

Hal itu mengindikasikan bahwa hujan lebat telah turun atau diperkirakan akan turun dengan merata di Hong Kong, melebihi 70 mm dalam satu jam dan kemungkinan besar akan terus berlanjut.

Sementara di Taiwan, sedikitnya tiga orang tewas dan empat hilang setelah hujan deras mengguyur Taiwan tengah dan selatan selama beberapa hari, lapor media lokal pada Senin (4/8).

Korban jiwa termasuk dua orang di Kaohsiung dan satu orang di Kabupaten Nantou, semuanya disebabkan oleh kecelakaan kendaraan yang disebabkan oleh cuaca. Ant/Xinhua

  • taipei 101

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.