Tim Renang AS Andalkan Ledecky sebagai Titik Awal Menuju Kejayaan di Olimpiade Los Angeles 2028

Kamis, 24 Jul 2025, 13:40 WIB

LOS ANGELES, AMERIKA SERIKAT — Katie Ledecky, peraih sembilan medali emas Olimpiade, akan memimpin tim renang Amerika Serikat dalam Kejuaraan Dunia di Singapura pekan depan. Lebih dari sekadar mengejar gelar juara dunia, tim AS menjadikan ajang ini sebagai batu loncatan menuju target jangka panjang: dominasi mutlak di Olimpiade Los Angeles 2028.

Bagi Ledecky, ini akan menjadi penampilan ketujuh di kejuaraan dunia, dan ia tiba di Singapura dalam performa terbaik. Pada bulan Mei lalu, perenang berusia 28 tahun ini memecahkan rekor dunianya sendiri di nomor 800 meter gaya bebas, rekor lintasan panjang pertama yang ia perbarui sejak 2018. Ia juga mencatatkan waktu terbaik kedua dalam kariernya di nomor 400 meter, serta mencatatkan waktu tercepat kedua dalam sejarah di nomor 1.500 meter gaya bebas musim ini.

Ket. Foto: Perenang Amerika Serikat, Katie Ledecky — Sumber: AFP

Jika Ledecky mampu menyapu bersih tiga nomor individu dan mempersembahkan kemenangan dalam estafet 4x200 meter gaya bebas, ia akan mengoleksi 25 medali emas kejuaraan dunia, hanya terpaut satu dari rekor sepanjang masa milik Michael Phelps (26 emas).

Meski demikian, Ledecky menegaskan bahwa ia tak terobsesi pada pencapaian pribadi atau membandingkan dirinya dengan masa lalu.

"Saya mencoba berenang lebih bebas, dan berfokus pada peningkatan dari tahun ke tahun, bukan terus menerus membandingkan diri saya dengan versi 19 tahun saya dulu," ujar Ledecky, yang meraih emas pertamanya di Olimpiade London 2012 pada usia 15 tahun.

Sikap realistis Ledecky bukan tanpa alasan. Di nomor 400 meter, ia akan bersaing dengan bintang muda Kanada, Summer McIntosh, pemegang rekor dunia terbaru.

Meski begitu, kehadiran Ledecky, dengan pengalaman dan ketenangannya, akan menjadi fondasi penting dalam skuad AS yang terdiri dari perpaduan generasi senior dan talenta muda.

Di sektor putra, AS membawa semangat pembaruan usai performa mengecewakan di Olimpiade Paris, satu-satunya medali emas datang dari Bobby Finke di nomor 1.500 meter gaya bebas. Meskipun secara keseluruhan AS masih memuncaki klasemen medali dengan delapan emas dari total 28 medali, itu tetap menjadi raihan terendah mereka sejak Olimpiade Seoul 1988.

Finke akan kembali memimpin barisan putra, didukung oleh sejumlah nama yang mencuri perhatian dalam kejuaraan nasional Juni lalu. Luke Hobson mencatat sejarah sebagai perenang AS pertama sejak Michael Phelps yang menembus waktu di bawah 1 menit 44 detik di nomor 200 meter gaya bebas (1:43,73). Di nomor 100 meter, Jack Alexy mencatat waktu sensasional 46,99 detik.

Sementara itu, Luca Urlando menguasai dua dari tiga waktu tercepat dunia di nomor 200 meter gaya kupu-kupu, dan Shaine Casas siap bersaing dengan bintang Prancis, Leon Marchand, di nomor 200 meter medley.

"Para perenang putra AS tampil sangat kuat. Itu pekan yang benar-benar menggembirakan bagi kami semua," ujar Carson Foster, yang mengamankan tiket ke Singapura setelah sejumlah finis kedua di ajang seleksi nasional.

Di sektor putri, dominasi AS tampaknya belum akan luntur. Gretchen Walsh mencetak dua kali rekor dunia di nomor 100 meter gaya kupu-kupu tahun ini dan mencatat waktu keempat tercepat sepanjang masa di nomor 50 meter pada ajang seleksi nasional. Sementara itu, Regan Smith, pemegang rekor dunia 100 meter gaya punggung, memimpin barisan belakang yang siap menantang ratu punggung Australia, Kaylee McKeown, peraih emas ganda di Tokyo dan Paris.

“Kami punya tim yang hebat,” puji Ledecky. “Energinya sangat positif. Kami ingin menetapkan standar sebagai satu kesatuan musim panas ini dan terus membangun dari situ.”

Dengan kombinasi pengalaman juara dan semangat generasi baru, tim renang AS datang ke Singapura bukan sekadar untuk meraih medali, tapi untuk menegaskan bahwa jalur menuju Olimpiade Los Angeles 2028 sudah dimulai sekarang.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.