Plt Dirut Food Station hanya Sampai RUPS

Rabu, 06 Agu 2025, 01:10 WIB

JAKARTA – Salah satu BUMD milik pemprov Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya, tengah gonjang-ganjing. Ini terjadi usai dirutnya ditetapkan sebagai tersangka. Memang agak aneh, perusahaan miliki pemerintah (daerah) berbuat kejahatan dengan mengoplos beras, merugikan rakyat.

Untuk menjalankan perusahaan tetap operasional, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menunjuk Plt Direktur Utama. Dia adalah Julius Sutjiadi. “Keputusan penunjukan Plt ini sifatnya hanya sementara, sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham mendatang,” tegas Pramono, Selasa (5/8).

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno saat dijumpai di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (5/8). — Sumber: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri

Sebelumnya, tiga pejabat PT Food Station telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satgas Pangan Polri. Ketiganya adalah Dirut Karyawan Gunarso, Direktur Operasional Ronny Lisapaly, dan Kepala Seksi Quality Control berinisial RP.

Ketiganya diduga memperdagangkan beras yang tidak sesuai dengan SNI 6128:2020 dan melanggar sejumlah peraturan terkait mutu pangan. Mereka mengoplos beras. Pramono memberikan dukungan penuh kepada penegak hukum untuk menuntaskan kasus tersebut.

Selain itu, segenap jajaran manajemen Food Station juga diminta untuk meningkatkan pengawasan internal serta membuka kanal pengaduan publik. Masyarakat dapat melaporkan temuan beras oplosan yang tidak sesuai dengan standar ke nomor 0821-3700-1200.

“Sebelum kasus ini meledak, saya sudah memanggil Dirut dan jajaran. Saya bilang, kalau ini sampai terjadi, maka harus segera ambil posisi,” ujar Pramono.

  • beras oplosan

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.