TP PKK Sulbar dan BKKBN Perkuat Kolaborasi Atasi Stunting

Selasa, 05 Agu 2025, 16:12 WIB

Mamuju -- Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat bersama BKKBN Perwakilan Sulbar berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam upaya penanggulangan stunting dan kemiskinan ekstrem di daerah itu.

"Kita berjalan bersama-sama antara PKK, BKKBN, dan semua sektor terkait, untuk membicarakan strategi program kita ke depannya dalam percepatan penurunan angka stunting," kata Ketua TP PKK Sulbar Harsinah Suhardi di Mamuju, Selasa.

Ket. Foto: Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulbar Harsinah Suhardi. — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfo Sulbar

Ia mengatakan hal itu saat Rapat Koordinasi Implementasi Penanganan dan Pencegahan Kemiskinan dan Stunting Terpadu (Pasti Padu) Provinsi Sulbar.

Rapat koordinasi itu dalam rangka memperkuat sinergi sebagai langkah konkret antar-sektor dalam rangka pelaksanaan strategi dan gerakan penanganan kemiskinan dan stunting yang akan dilaksanakan mulai September hingga Desember 2025 di wilayah itu.

Ia berharap, Sulbar bisa membuat suatu program yang dapat menjadi contoh untuk daerah lain.

Ia menginginkan posyandu dihias meriah sebagai tempat yang menyenangkan untuk dikunjungi anak-anak dan ibunya.

"Pemeriksaan kesehatan bagi bayi, balita dan anak-anak itu penting, demi mengetahui seperti apa perkembangan mereka tiap bulannya. Posyandu juga harus dihias sedemikian rupa sehingga membuat anak-anak merasa senang datang ke posyandu," kata dia.

Kepala BKKBN Perwakilan Sulbar Reski Murwanto meminta tim Pasti Padu mengkoordinasikan berbagai upaya, termasuk pendampingan keluarga berisiko stunting, penyuluhan serta penyediaan layanan, dan informasi yang berkualitas terkait dengan kesehatan dan gizi.

"Kami ingin data yang sudah terukur untuk dikerjakan bersama, Jangan kita abai, angka stunting baru harus kita tangani juga. Mari kita perkuat sinergisitas untuk menangani stunting," ujar dia.

Pada kesempatan terpisah, Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga menekankan pentingnya pendekatan terintegrasi dan kolaboratif dalam upaya percepatan penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem.

"Stunting bukan hanya isu kesehatan, melainkan isu pembangunan manusia. Demikian pula kemiskinan ekstrem harus ditangani dengan program-program yang menyentuh langsung akar permasalahan, seperti akses pangan, pendidikan, dan sanitasi," kata dia.

Menurut dia, untuk menyelesaikan masalah stunting dan kemiskinan ekstrem harus ada kolaborasi antara Pemprov Sulbar dan pemerintah kabupaten, kecamatan hingga desa.

"Pak Gubernur juga meminta agar setiap pejabat menjadi orang tua asuh dan mengangkat 100 anak stunting dan membantunya secara pribadi," kata dia.

Ia berharap, para pemangku kepentingan dapat memperkuat koordinasi dan menyusun langkah-langkah konkret dalam mencapai target nasional penurunan stunting hingga 14 persen dan penghapusan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada tahun-tahun mendatang.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.