Efesiensi dan Irit Dominasi Pilihan Konsumen
Selasa, 05 Agu 2025, 00:00 WIBJAKARTA â Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik, konsumen mulai menunjukkan pergeseran preferensi menuju produk-produk dengan efisiensi tinggi, baik dari segi energi, biaya operasional, maupun daya tahan. Fenomena ini mencerminkan pola konsumsi yang lebih rasional dan berorientasi jangka panjang, sebagai respons terhadap tekanan daya beli dan meningkatnya kesadaran terhadap nilai guna.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengoreksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 menjadi 4,7 - 5 persen. Padahal, target pertumbuhan ekonomi Pemerintah di APBN 2025 adalah 5,2 persen.
Beratnya kondisi ekonomi diakui oleh Sekjen Gaikindo Kukuh Kumara. Dia menyebutkan daya beli masyarakat belum pulih tetapi animo masyarakat untuk melihat pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara ini sangat tinggi, bahkan melebihi gelaran sama tahun lalu. Data penjualan whole sales Gaikindo Juni 2025 tercatat 57.760 unit atau turun 22,6 persen dibandingkan Juni 2024 (yoy) sebesar 74.615 unit.
Chief Executive Officer PT Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (PT AI-DSO) Fredy Handjaja menyebutkan Daihatsu membukukan 580 Surat Pemesanan Kendaraan(SPK) selama pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di Tangerang, Banten pada 24 Juli-3 Agustus lalu. Dari jumlah tersebut, produk teranyarnya, Rocky Hybrid mencatatkan 147 SPK.
Lebih lanjut, Fredy menjelaskan kehadiran Rocky Hybrid dan juga Sigra minor change akan menjadi pendorong penjualan Daihatsu di paruh kedua 2025. âUntuk menggenjot penjualan di semester II-2025, pihaknya menyediakan program khusus pada Juli-September 2025, yakni undian berhadiah di antaranya motor dan emas,â ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (4/8).
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada semester pertama 2025, total penjualan mobil sebanyak 374.740 unit. Daihatsu menempati peringkat kedua dengan penjualan 64.405 unit dan menguasai market share 17,2 persen. Hal itu kian mengokohkan posisi Daihatsu di urutan kedua penguasaan pasar mobil di Indonesia selama 16 tahun berturut-turut.
Jadi Pertimbangan
Seperti diketahui, faktor efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) menjadi poin penting pertimbangan konsumen dalam memilih mobil baru. Kehadiran mobil listrik, terutama dari Tiongkok memberikan alternatif pilihan bagi konsumen akan kendaraan yang lebih irit dan ramah lingkungan. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan penjualan mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) pada semester I-2025 tercatat sebanyak 35.846 unit.
Namun, mobil listrik mempunyai sejumlah kendala, seperti harga baterai mahal, pengisian baterai lama, dan terbatasnya tempat pengisian ulang daya baterai, terutama di luar kota bagi mereka yang ingin bepergian jauh. Karenanya, pilihan realistisnya adalah mobil hybrid yang menggabungkan penggunaan BBM dan baterai listrik.
Kondisi itu mendorong pabrikan otomotif Daihatsu terus berbenah dan melakukan inovasi teknologi penggerak mesin mobil yang lebih cerdas, dinamis, efisien, dan irit BBM. Di antaranya Daihatsu menghadirkan produk baru Rocky Hybrid di arena GIIAS 2025. Rocky Hybrid yang diimpor utuh atau Completely Built Up (CBU) dari negara asalnya Jepang ini merupakan mobil yang compact, smart, irit, efisien, dan ramah lingkungan.
Berdasarkan uji Rocky Hybrid di Jepang, satu liter BBM bisa dipakai untuk menempuh 28 km (dengan metode Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Cycle / WLTC) hingga 34,5 km (dengan metode Japan Cycle â08/JC08).
- Perkembangan Ekonomi
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Muchamad Ismail
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.