Tak Ada Pemain Voli Putri Indonesia dalam Penghargaan individu SEA V League, Termasuk Megatron

Senin, 04 Agu 2025, 07:55 WIB

JAKARTA – Nasib Timnas Voli Putri Indonesia di ajang SEA V League 2025 putaran pertama seakan sejalan dengan kiprahnya. Terbukti, tak ada satu pun nama pemain tim nasional voli putri Indonesia dalam daftar penghargaan individual terbaik pada SEA V League 2025 putaran pertama ini. Nama Megawati Hangestri atau Megatron pun tak muncul.

Peraih gelar individu ini dinilai berdasarkan performa pemain sepanjang satu putaran atau dalam tiga pertandingan berturut-turut pada ajang Kualifikasi AVC Nations Cup 2026 ini.

Ket. Foto: Ajang SEA V League 2025 putaran pertama. — Sumber: antara foto

Didasarkan pada performa tim Srikandi yang gagal memetik satu pun kemenangan dalam tiga pertandingan pada putaran pertama, membuat tidak ada satupun nama pemain Indonesia yang meraih penghargaan individu.

Sementara itu, Thailand yang menjadi juara SEA V League 2025 putaran pertama dengan mengamankan tiga kemenangan beruntun menjadi negara penyumbang gelar individu terbanyak dengan menempatkan total empat pemain.

Empat pemain Thailand memperoleh gelar individual, yakni Kongyot Ajcharaporn (outside hitter terbaik), Nuekjang Thatdao (middle blocker terbaik), Guedpard Pornpun (setter terbaik), dan Kokram Pimpichaya (pemain terbaik).

Disusul Vietnam yang menjadi runner-up akhir klasemen dengan menyumbang tiga pemain yang memperoleh penghargaan individu.

Tiga gelar penghargaan individu pemain Vietnam masing-masing diperoleh Nguyen Thi Bich Tuyen (opposite spiker terbaik), Traan Thi Bich Thuy (middle blocker terbaik), dan Nguyen Khanh Dang (libero terbaik).

Filipina yang berada di peringkat ketiga mengantarkan satu pemainnya mendapatkan satu penghargaan individu, yakni Canino Angel Anne yang menyegel gelar outside hitter terbaik.

Dilansir dari SEA V League 2025, Minggu, berikut peraih gelar individu terbaik di putaran pertama:

Outside hitter : 1. Canino Angel Anne (Filipina)

2. Kongyot Ajcharaporn (Thailand)

Opposite spiker : Nguyen Thi Bich Tuyen (Vietnam)

Middle blocker : 1. Nuekjang Thatdao (Thailand)

2. Tran Thi Bich Thuy (Vietnam)

Setter : Guedpard Pornpurn (Thailand)

Libero : Nguyen Khanh Dang (Vietnam)

Pemain terbaik : Kokram Pimpichaya (Thailand)

Menghadapi kenyataan ini, Timnas bertekad bangkit pada SEA V League 2025 putaran kedua di Vietnam.

Pada putaran pertama, tim Srikandi hancur lebur dengan menempati dasar klasemen setelah tak memenangkan satu pun laga.

Megawati Hangestri dan kawan-kawan dihajar Thailand, Vietnam, dan Filipina pada pertandingan putaran pertama.

"Kami tetap optimistis. Kami akan terus bekerja keras, dan dukungan publik tentu sangat berarti bagi perjalanan tim ini," ujar Manajer tim Indonesia Luciana Taroreh dalam keterangannya pada Senin. (4/8)

"Kekalahan hari ini akan jadi evaluasi penting. Fokus kami sekarang adalah bangkit dan tampil lebih baik di Vietnam,” imbuhnya.

Luciana mengakui sejumlah pemain inti yang menjalani laga pada turnamen kualifikasi AVC Nations Cup 2026 ini masih belum dalam kondisi fit karena baru pulih dari cedera.

Ia berharap pada putaran kedua para pemain sudah dalam kondisi fit dan memberikan performa terbaiknya untukmembawa Srikandi mencapai target tiket lolos ke AVC Nations Cup 2026.

"Beberapa pemain utama juga belum 100 persen pulih dari cedera, sehingga tidak bisa tampil maksimal di setiap set,” ujar Luciana.

Putaran kedua SEA V League 2025 dijadwalkan berlangsung di Hanoi, Vietnam, mulai 8 hingga 10 Agustus mendatang.

Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan berjuang menghadapi lawan sengit yang sama, yakni Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.