Pelaku Seni Difasilitasi Pemkab Bantul untuk Berekspresi Melalui Festival Budaya

Senin, 04 Agu 2025, 17:26 WIB

BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan festival budaya bertajuk Mataram Culture Festival 2025 sebagai bagian dari upaya memfasilitasi pelaku seni budaya daerah tersebut untuk mengekspresikan seni dan kreativitas.

"Mataram Culture Festival sebagai salah bentuk fasilitasi dari Pemerintah Kabupaten Bantul untuk memberikan ruang ekspresi seni dan kreativitas bagi pelaku seni," kata Sekretaris Daerah Bantul Agus Budiraharja di Bantul, Senin (4/8).

Ket. Foto: Festival budaya bertajuk Mataram Culture Festival di Lapangan Stadion Sultan Agung Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Festival digelar pada 3 dan 4 Agustus 2025. — Sumber: ANTARA/Hery Sidik

Menurut dia, festival budaya yang dikemas dengan Gebyar Seni Budaya tersebut digelar pada 3 dan 4 Agustus 2025 di lapangan Stadion Sultan Agung Bantul, dengan mengambil tema "Bantul Bumi Satriya, Sawiji Ambuka Kertaning Praja".

Dia mengatakan, Mataram Culture Festival menyuguhkan pertunjukan yang memadukan unsur seni tradisional dan modern, menampilkan atraksi budaya masa lalu dan masa kini.

"Dengan melibatkan anak-anak muda dari pelajar hingga sanggar budaya lokal untuk unjuk kebolehan, hal ini tentunya menandakan bahwa estafet pelestarian budaya di Kabupaten Bantul tengah dan terus berlangsung secara berkesinambungan," katanya.

Agus mengatakan, pada hari pertama 3 Agustus festival diawali dengan pentas jathilan, pentas tari dari sanggar sanggar kesenian yang ada di Bantul, serta penampilan musik etnik.

"Kami juga mengajak Forum Sekolah Luar Biasa se-Bantul untuk menampilkan pementasan dari anak-anak kita yang mempunyai kemampuan dan bakat istimewa yang belajar di sekolah luar biasa di Bantul," katanya.

Kemudian pada 4 Agustus secara berturut turut menampilkan kreativitas dan seni para seniman dan grup musik dari Bantul.

Festival budaya tersebut, kata dia, diharapkan dapat menjadi panggung inklusif yang menghidupkan semangat kesatria, semangat kebersamaan, dan gotong royong, membina persatuan dan memperkuat jati diri Keistimewaan DIY.

"Mataram Culture Festival juga diharapkan dapat memberikan dampak yang luas dalam rangka untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dengan melibatkan seniman dan berbagai usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Bantul," katanya. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.