Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Terbalik di Perairan Yaman, 55 Imigran Ilegal Tewas

📅 Senin, 04 Agu 2025, 08:40 WIB | Oleh:
Kapal Terbalik di Perairan Yaman, 55 Imigran Ilegal Tewas Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Dua kecelakaan kapal di lepas pantai Djibouti menewaskan setidaknya 45 migran, banyak lainnya hilang, menurut PBB

SANAA - Sedikitnya 55 migran ilegal dari benua Afrika meninggal setelah sebuah kapal yang mengangkut mereka terbalik di lepas pantai Yaman, demikian keterangan pejabat setempat, Minggu (3/8).

Kapal yang membawa puluhan migran, sebagian besar berasal dari Ethiopia itu tenggelam di lepas pantai Provinsi Abyan, Yaman selatan, akibat cuaca buruk ketika fajar mulai menyingsing, ungkap sumber keamanan lokal kepada Anadolu.

Abdel Qader Bajameel, Direktur Kantor Kesehatan di Zinjibar, ibu kota provinsi tersebut, mengatakan kepada Anadolu bahwa jenazah 54 warga Ethiopia dan satu warga Yaman telah ditemukan. Otoritas setempat masih terus mencari puluhan penumpang lainnya yang hilang.

Bajameel menyatakan bahwa semua korban meninggal dunia telah dimakamkan.

Sebelumnya pada Minggu (2/8), Kepolisian Abyan menyampaikan dalam sebuah pernyataan bahwa tim penyelamat sedang melakukan operasi kemanusiaan berskala besar untuk mengevakuasi jenazah.

Mereka menambahkan bahwa para migran tersebut mencoba mencapai Yaman dengan menggunakan kapal penyelundup dari kawasan Tanduk Afrika.

Menurut Window, kantor berita Yemen, jenazah 25 migran Ethiopia telah dievakuasi dari pesisir kota Shaqra dan Zinjibar.

Menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), lebih dari 60.000 migran ilegal telah tiba di Yaman sepanjang tahun 2024.​​​​​​​

Yaman merupakan tujuan umum bagi ratusan migran ilegal dari Tanduk Afrika, khususnya dari Somalia dan Ethiopia, yang menempuh perjalanan berbahaya tersebut dengan harapan bisa mencapai negara-negara Teluk untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.