Gubernur Khofifah: Pemprov Jatim Siap Dukung Legalitas dan Status Aparatur Desa

Senin, 04 Agu 2025, 11:45 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan pemerintah provinsi setempat siap mengawal status kepegawaian perangkat desa.

"Kalau memang ini kebutuhan kepastian hukum bagi posisi kepegawaian perangkat desa se-Indonesia, kita siap mengawali," ujarnya saat melantik Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Provinsi Jawa Timur Masa Bhakti 2025–2030 seperti keterangan diterima di Surabaya, Senin.

Ket. Foto: Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak (kelima dan keenam dari kiri) saat melantik Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Provinsi Jawa Timur Masa Bhakti 2025–2030​​ — Sumber: Antara Foto

Akan tetapi, lanjut Khofifah, pihaknya meminta Pengurus Pusat PPDI juga harus memiliki komitmen yang sama dan mendorong pengurus PPDI di setiap provinsi juga memiliki semangat yang sama dalam mengawal status kepegawaian perangkat desa.

"Pak Ketua Umum PPDI juga mohon mendorong provinsi yang lain melakukan hal yang sama, sambil memonitor berapa banyak provinsi yang siap untuk mengajukannya," tegasnya.

Tak hanya berkomitmen mengawal, Khofifah menekankan bahwa hal tersebut dapat diupayakan melalui tahapan awal. Pengurus PPDI Jatim diminta berkirim surat kepada gubernur untuk diteruskan ke Menteri Dalam Negeri dan Presiden RI.

"Tentu suratnya harus disertai dengan dasar hukum yang jelas terkait kedudukan atau posisi status kepegawaian perangkat desa yang diharapkan," ucapnya.

Khofifah menilai perangkat desa sebagai lini terdepan pelayanan masyarakat dan pilar penting dalam sistem pemerintahan, mulai dari pelayanan publik, pembangunan, sosial budaya, hingga ketahanan ekonomi desa.

Jawa Timur tercatat memiliki 7.721 desa dengan lebih dari 41,81 juta jiwa penduduk. Berdasarkan data per 31 Juli 2025, terdapat 99.556 aparatur desa dan 55.309 anggota BPD atau total 154.865 aparat pemerintahan desa.

Gubernur Khofifah juga menyoroti masih tingginya kemiskinan di desa yang menyumbang lebih dari separuh angka kemiskinan di Jawa Timur.

"Mohon tetap memberikan kerja-kerja efektif untuk bisa menurunkan kemiskinan di desa, Ini PR kita bersama," ujarnya.

Ia pun mengajak perangkat desa menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk dengan Pemprov Jatim dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

"Mungkin ada program-program yang bersambung dengan program-program penguatan pemberdayaan desa yang ada di provinsi Jawa Timur," ucapnya.

Menurut Khofifah, koperasi tersebut bukanlah pesaing, melainkan mitra bagi UKM dan koperasi lain.

"Perangkat desa bisa menyiapkan format yang paling produktif yang bisa dilakukan oleh koperasi perangkat desa yang diinisiasi di desa-desa," tegasnya.

Khofifah juga berpesan agar perangkat desa turut mengedukasi masyarakat soal bahaya judi online dan pinjaman online, terutama bagi penerima bantuan sosial.

"Saya mohon ini menjadi satu kesatuan program panjenengan ketika menyapa masyarakat," pesannya.

  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.