Optimasi Lahan Rawa di Desa Kayu Rabah
Jumat, 01 Agu 2025, 17:25 WIBBarabai, Kalsel - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menanam perdana padi terkait program Optimasi Lahan Rawa (Opla) di Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan.
"Pengembangan sektor pertanian di lahan rawa merupakan langkah strategis untuk mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional," kata Bupati HST Samsul Rizal di Barabai, Jumat.
Ia menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremoni, namun wujud nyata komitmen pemerintah daerah mengubah lahan marginal menjadi lahan produktif.
Pemerintah, kata dia, akan memastikan petani mendapat pendampingan, dukungan teknis, dan fasilitas penunjang.
"Kita ingin setiap jengkal tanah ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat,â ujarnya.
Bupati Rizal mengajak seluruh masyarakat menjaga semangat gotong royong dalam membangun sektor pertanian.
Ia menyampaikan lahan rawan tidak hanya simbol ketahanan pangan, tetapi sebagai sumber kesejahteraan bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten HST Agustian menyebutkan program Opla 2024 mengalokasikan 1.850 hektare lahan untuk dioptimalkan dengan mayoritas sekitar 1.550 hektare berada di wilayah Kecamatan Pandawan yang mencakup sembilan desa.
âIni capaian luar biasa, mengingat sebagian besar lahan ini tidak aktif sejak 2018,â ujarnya.
Untuk mendengar langsung keluhan dan aspirasi petani, Pemkab HST juga menggelar diskusi lapangan di lokasi tanam, terutama terkait persoalan pengairan, tanggul jebol, pembangunan pintu air, hingga infrastruktur jalan dan jembatan usaha tani.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Forkopimda HST, perwakilan dari Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan RI, Balai BRMP Rawa Kalsel, Balai Wilayah Sungai Kalimantan, serta para penyuluh, tokoh masyarakat, dan petani setempat.
- Lahan Rawa
- optimasi
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.