Kantong Makin Tipis! Inflasi Energi Terus Naik di Juli 2025

Jumat, 01 Agu 2025, 23:36 WIB

JAKARTA - Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, mengungkapkan bahwa pada Juli 2025, komponen energi mencatatkan inflasi sebesar 0,33 persen secara bulanan atau month-to-month (mtm). 

Kenaikan ini turut menyumbang inflasi nasional sebesar 0,04 persen terhadap Indeks Harga Konsumen (IHK), yang meningkat dari 107,16 pada Juni menjadi 107,51 pada Juli 2025.

Ket. Foto: Komponen energi mengalami inflasi bulanan 0,33 persen pada Juli 2025. — Sumber: Antara

Kenaikan harga energi ini menandai adanya tekanan dari sisi biaya, khususnya pada kelompok barang-barang bersubsidi maupun nonsubsidi yang sensitif terhadap fluktuasi harga komoditas global dan penyesuaian tarif domestik. 

Meskipun kontribusi komponen energi terhadap inflasi bulanan tergolong moderat, pergerakannya tetap menjadi indikator penting dalam memantau stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global maupun domestik.

“Komponen energi mengalami inflasi m-to-m (bulanan) dan y-to-d (year-to-date/tahun berjalan) masing-masing sebesar 0,33 persen dan 0,52 persen,” ucap Pudji Ismartini di Jakarta, Jumat (1/8).

Sedangkan secara tahunan atau year-on-year (yoy), komponen tersebut mengalami inflasi sebesar 0,07 persen yang tercermin dari kenaikan IHK dari 107,44 pada Juli 2024 menjadi 107,51 pada Juli 2025.

“Komponen energi pada Juli 2025 memberikan andil atau sumbangan inflasi y-on-y sebesar 0,01 persen,” kata Pudji.

Tidak hanya komponen energi, komponen bahan makanan juga mengalami inflasi secara tahunan pada Juli 2025.

Ia menuturkan bahwa IHK komponen bahan makanan meningkat dari 108,51 pada Juli 2024 menjadi 112,57 pada Juli 2025, sehingga terjadi inflasi sebesar 3,74 persen dengan andil inflasi tahunan sebesar 0,76 persen.

Komponen tersebut juga mengalami inflasi bulanan dan inflasi tahun berjalan masing-masing sebesar 1,00 persen dan 3,00 persen.

“Bahan makanan pada Juli 2025 memberikan andil inflasi m-to-m (bulanan) sebesar 0,20 persen,” imbuh Pudji.

BPS menyatakan terjadi kenaikan IHK dari 108,27 pada Juni 2025 menjadi 108,60 pada Juli 2025, sehingga menyebabkan inflasi sebesar 0,3 persen secara bulanan pada Juli 2025.

Sedangkan secara tahunan, terjadi inflasi sebesar 2,37 persen dengan kenaikan IHK dari 106,09 pada Juli 2024 menjadi 108,60 pada Juli 2025.

  • inflasi

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.