Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Diminta Somalia Bantu Perangi Penangkapan Ikan Ilegal

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI Diminta Somalia Bantu Perangi Penangkapan Ikan Ilegal Doc: Antara
Ket. Menteri Luar Negeri (Menlu) Somalia Abdisalam Abdi Ali (kiri) bersama Menlu RI Sugiono dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan bilateral di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Kamis (31/7).

Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) Somalia Abdisalam Abdi Ali menyatakan bahwa Somalia terbuka bagi dukungan dan bantuan Indonesia dalam memberantas penangkapan ikan ilegal (illegal fishing) yang amat merugikan negara Afrika Timur itu.

Dalam pernyataan pers bersama seusai pertemuan bilateral dengan Menlu RI Sugiono di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Kamis (31/7), Menlu Somalia mengatakan telah dibahas potensi kerja sama di bidang ekonomi biru dan keamanan maritim dalam pertemuan itu.

“Somalia menghadapi penangkapan ikan ilegal yang masif, dan kami berharap keahlian Indonesia akan membantu personel angkatan laut atau personel keamanan kami memerangi penangkapan ilegal ini,” kata Abdisalam.

Ia menyoroti posisi geografis Somalia sebagai negara dengan garis pantai terpanjang di Benua Afrika membawa begitu banyak potensi sumber daya maritim dan ekonomi laut yang dapat dikerjasamakan dengan berbagai negara, termasuk Indonesia.

Namun, maraknya penangkapan ikan ilegal yang masih terjadi hingga saat ini menyebabkan negara dan rakyat Somalia menderita kerugian hingga miliaran dolar setiap tahunnya, ucap Menlu Somalia.

Demi memberantas penangkapan ilegal di Somalia, Abdisalam menyatakan pihaknya akan menginisiasi kerja sama dengan Indonesia dalam bidang pelatihan pasukan keamanan laut maupun melalui bentuk dukungan lainnya.

“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dan mendapat seluruh dukungan maupun pelatihan yang dibutuhkan (personel Somalia) supaya kami dapat menghentikan penangkapan ikan ilegal,” kata dia.

Lebih lanjut, Abdisalam menjabarkan bahwa kondisi Somalia yang semakin stabil memungkinkan kerja sama dengan Indonesia diperluas ke berbagai bidang, seperti pertahanan dan keamanan.

Selain keamanan maritim dan pemberantasan penangkapan ikan ilegal, Menlu Somalia mengatakan bahwa pihaknya siap menjalin kerja sama di bidang pelatihan personel kepolisian dan pertukaran informasi intelijen bilateral.

Di luar sektor hankam, Somalia juga ingin memanfaatkan peluang dalam peningkatan kerja sama ekonomi dan investasi serta pendidikan dan pembinaan SDM dengan Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
Menang 4-1 dari Newcastle, ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.