• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • 5 Tsunami Paling Mengerika...

5 Tsunami Paling Mengerikan Sepanjang Sejarah Dunia, Aceh Hanya Salah Satunya!

Kamis, 31 Jul 2025, 10:08 WIB

JAKARTA - Tsunami bukan sekadar gelombang tinggi, fenomena ini bisa berubah menjadi malaikat pencabut nyawa masal yang meluluhlantakkan kota, memutus jutaan takdir, dan mengguncang dunia. 

Berikut lima tsunami paling mematikan sepanjang sejarah, sebagaimana dirangkum dari Discover Magazine (30/7/2025). 

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Bencana-bencana ini bukan cuma catatan sejarah, tapi peringatan mengerikan alam tak bisa dikendalikan.

1. Neraka di Hari Libur: Tsunami Aceh 2004, Tragedi Laut yang Tak Terlupakan

Terjadi pada 26 Desember 2004 dengan korban tewas, 227.899 orang di 13 negara. 

Sebuah pagi damai berubah jadi mimpi buruk. Sonali Deraniyagala, seorang turis di Sri Lanka, melihat gulungan ombak raksasa dari jendela hotel. 

Sekejap kemudian, keluarganya tersapu. Ia selamat, namun kehilangan segalanya suami, anak, orang tua, dan sahabat.

Tsunami Aceh, disebabkan gempa 9,1 SR di dasar Samudra Hindia, menciptakan rekahan sepanjang 800 mil. 

Aceh menjadi korban pertama, dihantam gelombang setinggi 45 meter. 

Beberapa jam kemudian, pesisir Afrika pun ikut dilahap air laut setinggi 9 meter. Kerugian? Lebih dari USD 13 miliar.

2. Tsunami Lisbon 1755: Hari Kudus yang Menjadi Hari Kematian

Tragedi ini terjadi 1 November 1755 dengan memakan korban: 60.000 – 100.000 orang. 

Hari Raya Semua Orang Kudus berubah menjadi perayaan kematian. Saat ribuan orang berdoa di gereja-gereja Portugal, bumi bergetar hebat. 

Gempa 8,5 SR di Samudra Atlantik menyebabkan gelombang tsunami setinggi 15 meter yang meluluhlantakkan Portugal, Spanyol, dan Maroko. Hampir separuh PDB Portugal hancur.

3. Krakatau 1883: Letusan Neraka yang Menggetarkan Dunia

Terjadi 27 Agustus 1883 dengan korban tewas 36.000 orang. 

Gunung Krakatau meletus dalam ledakan terdahsyat abad ke-19. Aliran piroklastik masuk laut, membentuk tsunami setinggi 30 meter yang menyapu 300 kota pesisir, termasuk Merak yang hilang total. 

Para saksi melihat tembok air melaju ke daratan, menelan manusia dan bangunan tanpa ampun.

4. Tsunami Arica 1868: Gelombang Pembantai di Peru dan Chili

Terjadi 13 Agustus 1868 serta memakan korban sebanyak 25.000 orang. 

Setelah gempa 8,5 SR mengguncang wilayah dekat perbatasan Peru-Chili, tsunami dahsyat menyusul. 

Gelombang kedua mencapai 17 meter, menghancurkan pelabuhan Arica dan kota-kota pesisir.

Bahkan kapal Angkatan Laut AS ikut lenyap. Gelombang menembus Bolivia, menandakan betapa jauh jangkauan bencananya.

5. Tsunami Jepang 2011: Maut dari Laut dan Bencana Nuklir Fukushima

Sempat menghebohkan dunia, tsunami di Jepang terjadi pada 11 Maret 2011. Korban tewas pun mencapai 15.550 orang. 

Gempa 9,1 SR di bawah Laut Pasifik memicu tsunami mematikan yang menyapu 1.900 km garis pantai Jepang. 

Di SD Okawa, 74 siswa dan 10 guru tewas saat evakuasi terlambat.

Yang lebih mengerikan, tsunami menenggelamkan PLTN Fukushima, memicu krisis nuklir level 7. 130.000 orang mengungsi, dan kerugian melonjak ke angka fantastis USD 309 miliar, menjadikannya bencana alam termahal sepanjang masa.

Tsunami bukan hanya peristiwa alam biasa. Ia datang membawa kekacauan, tangisan, dan kehancuran yang membekas dalam sejarah manusia. 

Kelima peristiwa ini menjadi peringatan keras bahwa dalam hitungan menit, dunia bisa berubah selamanya.

  • jepang
  • tsunami
  • Indonesia
  • Megatsunami
  • tsunami terbesar sepanjang sejarah

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.