- Home
-
- Luar Negeri
-
- Portugal dan Spanyol Dilan...
Portugal dan Spanyol Dilanda Gelombang Kebakaran Hutan, Ribuan Petugas Dikerahkan
Rabu, 30 Jul 2025, 17:45 WIBJAKARTA â Gelombang kebakaran hutan hebat melanda Portugal dan Spanyol pada Rabu, didorong oleh suhu tinggi, angin kencang, dan kekeringan ekstrem yang melanda Semenanjung Iberia. Pihak berwenang di kedua negara mengeluarkan peringatan risiko kebakaran yang sangat tinggi dan memperingatkan warga untuk tetap waspada.
Portugal mencatat lonjakan insiden kebakaran tahun ini dengan total 132 kejadian yang dilaporkan, menjadi angka tertinggi sejauh ini. Menurut laporan El Confidencial, kebakaran paling parah terjadi di wilayah utara dan tengah seperti Arouca, Penafiel, Ponte de Lima, Penamacor, dan Ponte da Barca.
Otoritas Perlindungan Sipil Nasional mengerahkan hampir 2.700 petugas pemadam kebakaran dengan dukungan 29 unit udara untuk menanggulangi api. Beberapa wilayah telah dievakuasi sementara 20 orang, termasuk 14 petugas, mendapatkan perawatan medis meski tidak ada laporan luka serius.
Beberapa titik api yang sebelumnya telah dikendalikan kembali menyala akibat terpaan angin dan suhu yang terus meningkat.
âKita sedang menghadapi masa sulit,â kata Perdana Menteri Portugal Luis Montenegro dalam kunjungannya ke kantor pusat Perlindungan Sipil. âNamun, seluruh sistem kami siap untuk melakukan intervensi secepat mungkin.â
Institut Laut dan Atmosfer Portugal (IPMA) menyebut seluruh wilayah negara itu berada dalam status peringatan risiko kebakaran âmaksimum atau sangat tinggiâ. Sementara itu, data sementara dari Institut Kehutanan mencatat lebih dari 22.000 hektare lahan telah terbakar sejak awal tahun 2025.
Di Spanyol, musim kebakaran yang baru dimulai bertepatan dengan suhu yang diperkirakan mencapai 40°C di sejumlah wilayah. Badan cuaca nasional Aemet memperingatkan kombinasi suhu ekstrem, curah hujan minim, dan angin kencang yang meningkatkan potensi kebakaran.
Provinsi Ãvila menjadi salah satu wilayah terdampak parah, terutama di kota Cuevas del Valle di mana api besar muncul pada Selasa. Kota El Arenal terpaksa diisolasi, dan upaya pemadaman difokuskan untuk melindungi daerah tersebut dari penjalaran api.
Pemerintah daerah Castilla y León melaporkan bahwa kebakaran terus aktif di kedua sisi karena hembusan angin yang kuat. Hingga Rabu pagi, sebanyak 161 tentara dan 59 kendaraan telah dikerahkan, termasuk bantuan dari Leon, serta penggunaan drone dan dukungan udara untuk mengawasi penyebaran api.
Di wilayah Las Hurdes, provinsi Cáceres, sekitar 200 warga dari desa-desa seperti Cambrón, Avellanar, dan Caminomorisco telah dievakuasi semalam. Sebanyak 180 personel darurat, termasuk 105 dari Unit Darurat Militer (UME), terus berupaya memadamkan kobaran api di lokasi.
Sementara itu, kebakaran di Fulleda, Lleida, berhasil dikendalikan pada Selasa malam setelah membakar sekitar 13,5 hektare lahan. Otoritas setempat menyatakan perimeter api tetap stabil sepanjang malam, dengan 10 tim darat dan dukungan helikopter tetap bersiaga di lokasi.
Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Bouches-du-Rhône, Prancis, yang turut mengumumkan risiko kebakaran sangat tinggi. Meteo France menetapkan peringatan oranye dan menutup akses ke enam kawasan hutan termasuk Alpilles dan Chambremont.
Selain itu, tujuh dari sembilan kawasan hutan di wilayah Var yang berdekatan juga mengalami risiko tinggi, dan pihak berwenang menyarankan publik untuk tidak mengakses area tersebut demi keselamatan.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
BRIN Kaji Pembakaran Terkendali untuk Tekan Karhutla yang Melonjak 8 Kali Lipat
-
Daftar Susunan Pemain Portugal vs Uzbekistan: Ronaldo, Felix, dan Neto Starter, Fabio Cannavaro Andalkan Serangan Balik
-
Piala Dunia, Menit 20 Spanyol Mendapat Penalti, 1-0
-
85 Investor Global Lirik Proyek Sampah Jadi Listrik Rp3 Triliun, Wali Kota Agustina Dorong Semarang Jadi Magnet Investasi Hijau
-
Polres Situbondo Gencarkan Razia untuk Tekan Kecelakaan
-
Menekraf: Industri Gim dan Esport Jadi Penggerak Ekraf Serta Ciptakan Lapangan Kerja Baru
-
Spanyol Ulangi Sejarah 2010 Usai Juara Piala Dunia 2026, Pupus Ambisi Messi Pertahankan Gelar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.