BMKG: Warga Talaud Jauhi Pesisir Antisipasi Dampak Gempa Russia
Rabu, 30 Jul 2025, 11:18 WIBMANADO â Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga yang tinggal di bagian utara Kabupaten Kepulauan Talaud menjauhi daerah pesisir guna mengantisipasi tsunami akibat gempa di Russia pada Rabu pagi.Â
"Dari hasil pemodelan oleh BMKG, kategori waspada atau ketinggian tsunami mencapai 0,5 meter atau 50 sentimeter," kata Koordinator bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, Ricky D Aror di Manado.Â
Ketinggian tsunami yang mencapai 50 sentimeter tersebut berpotensi terjadi di pesisir utara Kabupaten Kepulauan Talaud.
"Perkiraan tsunami tiba di Kabupaten Kepulauan Talaud pada pukul 14.52 WITA," ujarnya.
Karena itu, Ricky mengimbau warga tidak berdiri atau beraktivitas di pesisir karena ketinggian air mencapai setengah meter, dan tidak perlu dilakukan evakuasi.
"Kalau dilihat arahnya, paling terdampak pesisir utara Kabupaten Kepulauan Talaud, termasuk di Pulau Miangas. Kalau di bagian selatan kurang terpengaruh," katanya.
Bagi nelayan yang sementara melaut, kata dia, juga tidak terlalu terdampak, tapi harus tetap waspada.Â
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat di pesisir wilayah yang berstatus waspada agar menjauhi pantai menjelang estimasi waktu tiba gelombang tsunami pascagempa berkekuatan magnitudo 8,7 di pesisir timur Kamchatka, Russia, Rabu pagi.Â
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
TNI AD Pastikan Jembatan Armco di Bener Meriah Aceh Layak Digunakan Warga
-
Pemkot Banjarbaru Perkuat Pengelolaan Lingkungan Bantaran Sungai
-
OJK Peringatkan Industri Aset Kripto dan Derivatif: Keamanan Siber Bukan Beban, Tapi Investasi Wajib
-
Prabowo, Gibran, hingga Puan Maharani Hadiri Pernikahan El Rumi
-
Komplotan Ganjel ATM Lintas Daerah Ditangkap di Tangerang
-
Waspada Banjir Susulan, Polda Jambi Siaga Satu di Lokasi Bencana, Ini Data Kerusakan Terbaru
-
Cuaca Hari Ini, Hujan Petir Berpeluang Melanda Tanjungpinang Kepri dan Banjarmasin Kalsel
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.