Samsung Mungkin Hadirkan Opsi AI Selain Gemini di Ponsel Selanjutnya
Minggu, 27 Jul 2025, 20:42 WIBJAKARTA - Samsung mungkin saja menghadirkan opsi kecerdasan artifisial generatif (Gen AI) lainnya selain Gemini dari Google untuk ponsel pintar selanjutnya.
Hal ini mengacu pada laporan Phone Arena, Jumat (25/7) waktu setempat, yang menyebutkan Samsung saat ini tengah berdiskusi dengan perusahaan AI lainnya termasuk Perplexity dan OpenAI untuk bekerja sama dan hadir di ponsel-ponsel Samsung generasi mendatang.
Bloomberg menjadi pihak pertama yang melaporkan hal ini dan menyebut bahwa Pemimpin Divisi Seluler Samsung Choi Won Jon mengakui adanya negosiasi yang dilakukan pihaknya dengan penyedia AI selain Google.
Negosiasi dan diskusi itu dilakukan agar ke depannya ponsel pintar Galaxy bisa lebih banyak menawarkan opsi AI kepada pengguna di masa depannya.
Ia juga mengatakan bahwa Samsung tidak menutup kemungkinan dan terbuka menggunakan agen AI apapun di layanannya asalkan dapat memberikan pengalaman yang memuaskan bagi pengguna.
Selama dua tahun terakhir, Samsung mempercayakan lini AI generatif-nya pada Google termasuk salah satu fitur unggulan yang dikenalkan adalah "Circle to Search" dan beragam fitur pengeditan AI lainnya.
Meski begitu, perusahaan kini mulai mencari opsi lain di luar layanan Google untuk memperbanyak opsi dan mengurangi ketergantungan solusi pada satu penyedia layanan.
Salah satu langkah negosiasi yang sebenarnya sudah terkonfirmasi adalah penjajakan kerja sama dengan Perplexity AI.
Kabar terbaru yang beredar menunjukkan bahwa Samsung hampir berinvestasi di Perplexity dan atas hal ini mungkin saja akan ada integrasi layanan yang lebih banyak di ponsel Samsung generasi terbaru nanti.
Bisa saja Perplexity AI hadir di lini Galaxy S26 yang mengacu pada jadwal rilis rutin Samsung akan diperkenalkan di awal 2026.
Selain Perplexity, Samsung juga disebutkan mempertimbangkan kemitraan dengan OpenAI dan jika ini terwujud maka bisa dibilang Samsung mengikuti langkah Apple yang baru-baru ini menghadirkan opsi bagi penggunanya memilih dua layanan penyedia AI antara ChatGPT dan Gemini di iPhone.
Dengan bekerja sama dengan beberapa perusahaan AI, Samsung berharap dapat menawarkan pengalaman yang lebih fleksibel bagi pengguna.
Langkah ini adalah bagian dari tren yang lebih luas di industri teknologi, dengan perusahaan ingin memberi pengguna lebih banyak kendali atas alat AI yang mereka gunakan.
Pendekatan tersebut dapat membuat ponsel Samsung lebih menarik bagi orang-orang yang menginginkan AI terasa lebih personal atau transparan.
Tantangannya adalah memastikan bagaimana berbagai sistem AI ini bekerja bersama dalam satu ponsel. Baik itu Google, OpenAI, atau Perplexity, Samsung perlu memastikan pengalaman keseluruhan tetap lancar dan mudah digunakan. Ant
- Teknologi Handphone
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Redmi Menguji Baterai 8500 mAh dengan Gawai Lebih Tipis dari 8,5 mm
-
Kelompok Houthi Yaman Melancarkan Serangan Pertama terhadap Israel Sejak Pecahnya Konflik Iran
-
Misteri Terkuak! Jasad di Hutan Pacitan Ternyata Pelaku Pembantaian Keluarga Mantan Istri
-
Ledakan Pabrik Amunisi di Tennessee, Banyak Orang Tewas dan Hilang
-
Setelah Beras, Siapa Lagi? Mentan Ancam Bongkar Mafia Pangan Lainnya!
-
Realme 15 Series 5G Meluncur di Indonesia pada 8 Oktober 2025
-
Sepp Blatter Dukung Boikot Piala Dunia 2026 di AS, Ini Sebabnya?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.