Dinkes Papua Pegunungan Tangani Stunting di Delapan Kabupaten

Minggu, 27 Jul 2025, 17:20 WIB

Wamena -- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Papua Pegunungan menangani masalah tunting atau pertumbuhan lambat pada delapan kabupaten di daerah setempat.

Kepala Dinkes PP dan KB Papua Pegunungan Isak Yikwa di Wamena Minggu mengatakan, angka prevalensi stunting di Papua Pegunungan masih cukup tinggi.

Ket. Foto: Kepala Dinkes PP dan KB Papua Pegunungan Isak Yikwa saat diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena terkait penanganan stunting di delapan kabupaten. — Sumber: ANTARA/Yudhi Efendi

“Saat ini angka stunting di Papua Pegunungan tercatat 37,5 persen masih cukup tinggi di Indonesia khususnya Tanah Papua,” katanya.

Menurut dia, terdapat tiga daerah di Papua Pegunungan yang angka stuntingnya masih cukup tinggi, di antaranya Kabupaten Pegunungan Bintang, Yahukimo, dan Nduga.

“Kami dari provinsi terus melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten supaya penanganan stunting bisa dilakukan secara bersinergi. Kami beberapa waktu juga membantu makanan tambahan berupa biskuit,” ujarnya.

Dia menjelaskan, beberapa waktu lalu pihaknya menggelar rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah atau OPD dalam penanganan stunting itu.

“Permasalahan stunting sebenarnya bukan menjadi tugasnya dinas kesehatan saja, tetapi harus ditangani secara sinergi dengan OPD teknis lain supaya sasaran yang ingin dicapai tercapai,” katanya.

Dia menambahkan, setelah koordinasi lintas sektor pihaknya berharap penanganan stunting bisa lebih efektif dan prevalensi stunting dapat menurun di bulan selanjutnya.

“Kami berharap dengan kerja bersama maka penanganan stunting dapat dilakukan dengan baik di Papua khususnya Kabupaten Pegunungan Bintang, Yahukimo, dan Nduga bisa turun,” ujarnya.

Sementara lima kabupaten lain di Papua Pegunungan seperti Kabupaten Jayawijaya, Mamberamo Tengah, Tolikara, Yalimo, Lanny Jaya prevalensi stunting itu masih berada di bawah tiga daerah yakni Kabupaten Pegunungan Bintang, Yahukimo, dan Nduga.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Petaka Cabai Jalapeno, Wabah Salmonella Merebak Luas di AS

Korea Selatan Jadi Pelopor, Legalkan Hak Cipta untuk Karya Musik AI

Alonso Sambut Haru Kembalinya Mudryk, Chelsea Takluk 0-1 dari Juventus di Hong Kong

Apresiasi Nasabah Setia, BRI RO 7 Jakarta 2 Serahkan Hadiah Umrah Program BRImo 2026

Review 'One Night Only': Romansa Komedi Seks Tanpa Adegan Seks, Menawan Tapi Gagal Satukan Cinta dan Distopia

Heboh Rumor The Batman Part II & Part III Syuting Back-to-Back, Ini Fakta di Balik Rumornya

Rybakina, Pegula, dan Gauff Melaju ke Babak Ketiga WTA Toronto

Kejar Rafale F5 Berkemampuan Rudal Hipersonik Nuklir dan Drone Tempur Masa Depan, Prancis akan Hadapi Kekurangan Jet Tempur hingga 2033

Pertandingan Pramusim: Arteta Puas Meski Arsenal Dipermalukan Betis

Russia Sebut Pasukan Polandia Ikut Bertempur di Garis Depan Ukraina, Dugaan Keterlibatan NATO Menguat

Ukraina Sebut Ada 16.000 Relawan Asing dari 72 Negara di Garis Depan Perang, Amerika Latin Terbesar

Pertandingan Pramusim: Nkunku Selamatkan AC Milan dari Kekalahan, Derby Milan di Perth Berakhir Imbang

Infantino Dapat Dukungan Penuh FIFA, Minta Maaf atas Kontroversi Rencana Privatisasi Piala Dunia

Tiongkok Uji Penetrasi Ketinggian Rendah Helikopter Serang Z-10 untuk Terobos Pertahanan Musuh, Skenario Invasi Taiwan?

Panglima Garda Revolusi Iran Bersumpah Akan Terus Mengembangkan Senjata Nuklir Selama AS dan Israel Masih Memilikinya

Bursa Pilgub Jatim, Pakar Politik Unair Ungkap Lia Istifhama Punya Kelebihan Gaet Gen Z

Dampak dan Mitigasi Penguatan El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.