Bulog Belitung-TNI Bersinergi Wujudkan Swasembada Pangan

Jumat, 25 Jul 2025, 21:58 WIB

TANJUNG PANDAN–?Perum Bulog Cabang Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bersama jajaran TNI di wilayah setempat saling bersinergi guna mewujudkan swasembada pangan di daerah itu.

"Kami bersama TNI akan saling bekerja sama dan sinergi dalam mewujudkan swasembada pangan," kata Pimpinan Perum Bulog Cabang Belitung, Syahrianza Rahman, di Tanjungpandan, Jumat (25/7).

Ket. Foto: Pimpinan Perum Bulog Cabang Belitung Syahrianza (Bantik) foto bersama dengan TNI sinergi wujudkan ketahanan pangan, di Tanjungpandan, Jumat (25/7/2025). — Sumber: ANTARA

Menurut dia, sinergi mewujudkan swasembada pangan di daerah itu dilaksanakan melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) Beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) dan program bantuan pangan.

"Kami akan berkolaborasi dengan TNI dalam program-program ini yang nantinya akan sama-sama kami laksanakan," ujarnya.

Syahrianza Rahman berharap melalui sinergi dan kolaborasi ini program swasembada pangan di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur bisa terwujud.

"Tentunya ini menjadi tugas dan tanggungjawab bersama untuk mewujudkan swasembada pangan di Negeri Laskar Pelangi," katanya.

Syahrianza menambahkan, Bulog kembali mendapatkan penugasan dari kepala Badan Pangan Nasional (BPN) untuk menyalurkan 1,3 juta ton beras SPHP  pada periode Juli - Desember 2025 sesuai Keputusan Kepala Bapanas Nomor 215 Tahun 2025.

"Penyaluran dilaksanakan secara bertahap di seluruh provinsi melalui sinergi pusat dan daerah guna menjamin pelaksanaan penyaluran berjalan lancar, tepat sasaran, dan tepat waktu," ujarnya.

Ia menjelaskan, penyaluran beras SPHP dilakukan melalui pengecer di pasar rakyat, koperasi desa atau kelurahan Merah Putih, kios pangan binaan pemerintah, dan oleh pemda melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM).

"Konsumen diperbolehkan membeli maksimal dua kemasan ukuran lima kilogram dan tidak untuk dijual kembali sesuai kebijakan pengendalian distribusi," katanya.

Sedangkan untuk harga beras SPHP, kata Syahrianza Rahman, diatur dalam Keputusan Badan Pangan Nasional Nomor 215 Tahun 2025 dengan rincian untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, dan Sulawesi dijual dengan HET Rp12.500 per kilogram.

Adapun untuk wilayah Sumatera kecuali Lampung dan Sumsel, NTT, dan Kalimantan dijual HET Rp13.100 per kilogram, untuk Maluku dan Papua dijual HET Rp13.500 per kilogram.

"Harga ini bertujuan menjaga akses masyarakat terhadap beras berkualitas dengan harga yang tetap terjangkau," katanya.

Beras SPHP, Perum Bulog membantu menjaga daya beli masyarakat, menekan gejolak harga pasar, dan memastikan pangan pokok tetap tersedia hingga ke pelosok negeri.

"Dengan dukungan pemerintah Bulog terus menjalankan peran strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan yang merata dan berkeadilan," ujarnya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.