Imigrasi Jayapura: Seribu Warga Papua Nugini Masuk Papua Hanya untuk Belanja di Pasar Skouw

Kamis, 24 Jul 2025, 12:20 WIB

JAYAPURA - Kantor Imigrasi Jayapura mencatat sekitar seribu warga negara Papua Nugini (PNG) datang dan pergi di pos lintas batas negara (PLBN) terpadu Skouw setiap Selasa untuk membeli barang dengan harga lebih murah saat hari pasar Skouw.

Di antara warga negara PNG yang rutin membeli barang selama hari pasar Desa Skouw, Kecamatan Muara Tami, adalah mereka yang memegang kartu lintas batas, kata kepala Kantor Imigrasi Jayapura, Sutejo.

Ket. Foto: Kantor Imigrasi Jayapura mencatat seribu warga Papua Nugini (PNG) datang dan pergi di pos lintas batas negara (PLBN) Skouw setiap Selasa — Sumber: PLBN Skouw

Bagi warga PNG yang bermukim di dekat perbatasan darat dan ingin mengunjungi Pasar Skouw yang jaraknya hanya 300 meter dari PLBN, wajib memiliki dokumen sah yang dikeluarkan pemerintah PNG, ujarnya di sini, Rabu (23/7).

Namun, pelintas batas PNG tidak diperbolehkan bepergian ke luar wilayah Pasar Skouw kecuali memiliki paspor dan visa yang sah. Mereka diwajibkan untuk mengunjungi Kota Jayapura, yang terletak 52,4 km dari PLBN, ujar Sutejo.

Sutejo menambahkan, warga PNG lebih banyak yang mengunjungi Pasar Skouw karena di sana tersedia beraneka ragam barang dengan harga lebih murah dibanding di negaranya sendiri.

Untuk mendukung kebutuhan warga negara Indonesia di Papua, Kantor Imigrasi Jayapura telah menerbitkan sedikitnya 3.488 kartu lintas batas, sehingga memudahkan mereka mengunjungi kerabat di PNG, ujarnya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

Berita Terbaru

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.