Bangka Tengah Salurkan 147,2 Ton Beras CPP untuk 7.364 KPM
Kamis, 24 Jul 2025, 21:59 WIBKOBA â Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyalurkan bantuan beras cadangan pangan pemerintah (CPP) sebanyak 147,2 ton kepada 7.364 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar pada enam kecamatan di daerah itu.
"Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menjaga ketahanan pangan dan menekan dampak inflasi di tingkat rumah tangga," kata Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, di Koba, Kamis (24/7).
Penyaluran dilakukan secara bertahap di seluruh desa dan kelurahan di enam kecamatan. Salah satu lokasi distribusi awal berada di Desa Kurau Barat, Kecamatan Koba, dengan 113 KPM menerima bantuan. Masing-masing keluarga mendapat 20 kilogram beras.
Distribusi dilakukan oleh pemerintah desa bersama Perum Bulog, disaksikan oleh Tim Ketahanan Pangan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bangka Tengah.
"Setiap KPM menerima 20 kilogram beras untuk meringankan beban kebutuhan pokok keluarga di tengah tekanan ekonomi saat ini," ujar Efrianda saat meninjau langsung penyaluran bantuan di Desa Kurau Barat.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Bangka Tengah, Citra Yuliana, mengatakan distribusi bantuan dipantau secara intensif agar tepat sasaran dan tepat waktu.
âKunci kelancaran distribusi adalah sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, Bulog, Dinas Sosial, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), hingga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dalam memverifikasi data penerima," katanya.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Periksa Dito Ariotedjo soal Kuota Tambahan dari Arab Saudi
-
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Garut Jadikan Tasyakur Nelayan Sebagai Daya Tarik Wisata
-
Dari Hutan Lestari ke Pasar Global, Madu Pelawan Bangka Tembus Mancanegara
-
Prioritaskan Kesehatan Finansial Nasabah, Indodana Fintech Raih Penghargaan Bergengsi
-
Alwi Farhan Jaga Asa di Thailand Masters
-
Telegram Diblokir Pemerintah India hingga 22 Juni, Diduga Jadi Sarana Curang Ujian
-
Polisi di Bekasi Diduga Menerima Imbalan Sampai Rp16 Miliar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.