Dorong Kemandirian Bangsa Melalui Ekonomi Hijau, PHE Fokus Kembangkan Bisnis CCS/CCUS
Rabu, 23 Jul 2025, 10:06 WIBJAKARTA- PT. Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina terus berkomitmen mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada energi dan ekonomi hijau. Komitmen ini sejalan dengan visi PHE menjadi perusahaan energi yang mengedepankan ketahanan, ketersediaan, dan keberlanjutan energi.
Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio dan Komersial PHE, Edy Karyanto, mengatakan tuntutan dekarbonisasi dari bisnis serta carbon offset guna mencapai target Net Zero Emission (NZE) di tahun 2060 merupakan dinamika global yang menjadi tantangan bisnis yang dihadapi pelaku usaha saat ini.
 Dalam menjalankan bisnis, PHE menerapkan dual growth strategy. PHE memaksimalkan legacy business melalui peningkatan produksi hulu dengan menjaga baseline produksi dan investasi peningkatan produksi. Strategi lainnya mengembangkan bisnis low carbon melalui pengembangan teknologi Carbon Capture Storage (CCS) dan Carbon Capture Utilization Storage (CCUS).
"Pengalaman yang dimiliki PHE di bisnis hulu migas relevan untuk pengembangan bisnis CCS dan CCUS di Indonesia," ujar Edy dalam Webinar bertema Menakar Potensi Bisnis CCS/CCUS di Indonesia, Selasa (22/7).
Indonesia, menurut Edy, memiliki potensi kapasitas penyimpanan emisi karbon di saline aquifer dan depleted oil/gas field. "Selain itu berdasarkan letak geogafisnya, Indonesia dikelilingi oleh negara-negara penghasil emisi dengan target NDC tetapi tidak ada kapasitas penyimpanan CO2," ujarnya.
PHE, lanjut Edy, berencana mengembangkan dua CCS Hub dan beberapa satelit dengan kapasitas penyimpanan hingga 7,3 Giga Ton dan target reduksi emisi 68% dari sektor energi di tahun 2060. Pengembangan CCS Hub dan satelit dilakukan melalui kerjasama dengan sejumlah mitra strategis.Â
PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016. Â
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Festival Depok Heritage 2026 Digelar 27-28 Juni, Parade Budaya hingga Tembang Kenangan Siap Meriahkan Depok Lama
-
Anda Akan Berangkat Ibadah Haji 2026? Simak Biaya "Roaming" Telkomsel, XL, sampai Indosat untuk Komunikasi di Tanah Suci
-
Ngeri! Pemotor Asal Tangerang Tewas Terlindas Truk di Daan Mogot Jakarta Barat
-
Pemerintah Targetkan Jaringan Kereta Api Nasional Mencapai 10.524 Km
-
Polisi Tingkatkan Patroli Malam di Indekos dan Titik Rawan di Bantul
-
Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
-
Buru Cadangan Migas Baru, PHE Mulai Eksplorasi Sumur Tingkilan-001 di Kaltara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.