Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anak Merdeka, Anak Bahagia: Hari Anak Nasional di Kabupaten Bengkayang

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 17:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anak Merdeka, Anak Bahagia: Hari Anak Nasional di Kabupaten Bengkayang Doc: Antara Foto
Ket. Peringati Hari Anak Nasional di kabupaten Bengkayang, Rabu (23/7/2025)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang mendorong pendidikan yang inklusif, ramah anak dan bermutu bagi semua di daerah setempat.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono dalam memperingati Hari Anak Nasional 2025 di Bengkayang, Rabu.

"Momen ini juga dimanfaatkan untuk menciptakan ruang pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak di Bengkayang. Melalui kegiatan ini, kita dorong terciptanya proses pendidikan yang ramah anak, inklusif, dan bermutu bagi semua," ujar Heru.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya akselerasi layanan pendidikan berkualitas, sekaligus sebagai evidence-based approach dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta rencana strategis bidang pendidikan lima tahun ke depan.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah dan program yang kami rancang memiliki dasar yang kuat dan terukur, demi tercapainya target pembangunan pendidikan di Kabupaten Bengkayang," ujarnya.

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang juga menggelar kegiatan "Pertemuan Ceria" secara serentak di seluruh wilayah kabupaten.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemensikdasmen), dan bertujuan membangun semangat kebersamaan dan kesehatan anak-anak Indonesia sejak dini.

Dia menjelaskan kegiatan itu terdiri dari Senam Anak Indonesia Hebat, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta doa bersama yang dilakukan secara serempak.

"Kegiatan ini selaras dengan implementasi Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, yaitu Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Menteri Agama," ujarnya.

Lebih lanjut, Heru menuturkan bahwa pelaksanaan Pertemuan Ceria juga sejalan dengan tema Hari Anak Nasional tahun ini, yaitu Anak Hebat, Indonesia Kuat untuk Generasi Emas 2045.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan menciptakan anak-anak yang sehat melalui aktivitas fisik seperti senam, tetapi juga menekankan pentingnya asupan gizi yang cukup bagi peserta didik.

"Anak-anak Indonesia harus sehat dan memiliki gizi yang baik, agar dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan," ujarnya.

Heru menambahkan, budaya hidup sehat, cerdas, dan berkarakter merupakan modal dasar dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Bengkayang. Hal ini sejalan dengan visi daerah untuk membentuk generasi unggul, berakhlak, dan berbudaya menuju generasi emas Bengkayang yang mantap dan gemilang.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.