Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapolri Ikuti Arahan Presiden untuk Tindak Tegas Pengoplos Beras

2 Selasa, 22 Jul 2025, 21:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapolri Ikuti Arahan Presiden untuk Tindak Tegas Pengoplos Beras Kapolri Ikuti Arahan Presiden untuk Tindak Tegas Pengoplos Beras Doc: ANTARA
Ket. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo berbicara dengan awak media di Gedung Auditorium STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (22/7/2025).

Jakarta, 22/7 (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa telah mengikuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang memerintahkan dirinya dan Jaksa Agung untuk menindak tegas pengoplos beras.

“Iya (menindaklanjuti). Tim sudah bergerak dari kemarin,” kata Kapolri saat ditemui di Gedung Auditorium STIK-PTIK Polri, Jakarta Selatan, Selasa.

Kapolri mengatakan bahwa Satgas Pangan Polri yang menyelidiki dugaan adanya pelanggaran takaran dan mutu beras, akan menyampaikan rilis awal terkait hasil penyelidikan dalam waktu dekat.

“Mungkin besok akan ada rilis awal secara periodik. Nanti akan disampaikan Satgas Pangan Polri,” ucapnya.

Sebelumnya, Kapolri telah mengungkapkan bahwa penyidik pada Satgas Pangan Polri terus memeriksa distributor maupun produsen yang diduga mengoplos beras dan mengurangi takaran, yakni ukuran beras tidak sesuai dengan yang ada pada kemasan.

Selain itu, Kapolri juga menyebut bahwa Satgas Pangan Polri mengecek kondisi beras di laboratorium sebagai bagian dalam proses penyelidikan dugaan adanya produsen yang melanggar mutu. 

“Kami bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk melakukan pengecekan laboratorium terhadap mereka (beras),” katanya.

Diketahui, pada Senin (21/7), Presiden Prabowo dalam kegiatan peluncuran 80 ribu unit Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, memerintahkan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk menindak tegas praktik pengoplosan beras yang merugikan negara dan masyarakat.

"Beras biasa dibungkus dikasih stempel beras premium dijual Rp5.000, di atas harga eceran tertinggi. Saudara-saudara ini kan penipuan, ini adalah pidana. Saya minta Jaksa Agung dan Kapolri usut dan tindak, ini pidana," kata Prabowo.

Presiden meyakini Jaksa Agung dan Kapolri memiliki loyalitas terhadap bangsa dan rakyat Indonesia serta terhadap kedaulatan negara.

Menurut Presiden, selama masih memiliki kesempatan, pejabat negara harus berada di barisan yang membela kebenaran, keadilan, dan kepentingan rakyat.

"Jaksa Agung dan Kapolri, saya yakin saudara setia kepada bangsa dan rakyat Indonesia, saya yakin kau setia kepada kedaulatan bangsa Indonesia. Usut, tindak. Kita tidak tahu berapa lama kita masih di bumi ini, bisa sewaktu-waktu kita dipanggil Yang Maha kuasa. Lebih baik sebelum dipanggil, kita membela kebenaran dan keadilan, kita bela rakyat kita," tegas Presiden.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Tim Kesehatan Puskesmas Gam...
Daerah
Waspada, Hujan Lebat Bakal ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.