Ferrari Tegaskan Mobil F1 2026 Tak Akan Dibuat Hanya untuk Gaya Balap Hamilton
Selasa, 22 Jul 2025, 09:10 WIBMARANELLO, ITALIA - Ferrari menegaskan bahwa mobil Formula 1 mereka untuk musim 2026 tidak akan dibangun khusus untuk mengakomodasi gaya balap Lewis Hamilton. Pernyataan itu disampaikan oleh wakil kepala tim, Jérôme dâAmbrosio, merespons komentar Hamilton yang sebelumnya mengklaim mobil anyar tersebut akan memuat sebagian dari "DNA"-nya.
Hamilton, yang akan menjalani musim perdananya bersama Ferrari pada 2025, mengaku telah menjalin komunikasi intensif dengan Loïc Serra, direktur teknis baru Ferrari yang juga mantan koleganya di Mercedes, dalam merancang konsep awal mobil 2026. Namun, dâAmbrosio menepis anggapan bahwa proyek ini difokuskan pada satu pembalap saja.
âKita harus berhati-hati ketika menyebut bahwa mobil dikembangkan ke arah tertentu,â kata DâAmbrosio kepada Auto Motor und Sport. âPengembangan selalu mengutamakan performa maksimal. Loïc dan timnya hanya ingin membangun mobil tercepat yang mungkin, dan mereka bekerja berdasarkan parameter objektif yang telah ditetapkan.â
Pekan ini di Mugello, Hamilton dan rekan setimnya, Charles Leclerc, sama-sama menjajal paket pengembangan besar terbaru, termasuk desain suspensi belakang baru yang dikembangkan di bawah arahan Serra dan akan debut di GP Belgia akhir pekan depan.
Menurut DâAmbrosio, preferensi pembalap baru akan dipertimbangkan setelah target performa utama ditetapkan. âBaru pada fase kedua kami mempertimbangkan apa yang dibutuhkan para pembalap. Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk memberi mereka alat agar bisa menyesuaikan mobil dengan gaya mereka masing-masing,â jelasnya.
Menariknya, meski Hamilton belakangan merasa lebih nyaman dengan arah pengembangan mobil 2025, ia disebut-sebut mulai bergeser ke arah setup yang disukai Leclerc, yang dikenal lebih agresif dan cenderung oversteer.
âSebagai tim, penting bagi kami untuk duduk bersama kedua pembalap beberapa kali dalam setahun. Pertanyaannya adalah apa yang mereka butuhkan dan bagaimana menerjemahkannya ke dalam performa. Jika Anda dengar keinginan mereka berdua, ternyata sangat mirip,â ujar DâAmbrosio, yang pernah membalap untuk Marussia di F1.
Meskipun Leclerc beberapa kali mengutarakan frustrasinya terhadap performa Ferrari musim ini, Hamilton justru tampak aktif dalam proses pengembangan, terutama untuk musim 2026. Kedekatannya dengan Loïc Serra, yang dibangun selama bertahun-tahun di Mercedes, disebut membantu memperlancar komunikasi teknis.
âFakta bahwa Loïc pernah bekerja dengan Lewis selama bertahun-tahun di Mercedes tentu membantu komunikasi. Tapi Loïc juga punya hubungan yang sangat baik dengan Charles,â tutup DâAmbrosio.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Gempa Bumi M7,0 Guncang Wilayah Terpencil di Perbatasan AS-Kanada
-
Presiden Prabowo Apresiasi Petugas yang Bergulat Lebih dari 20 Hari Tangani Bencana
-
Operasi di Padang: 45 Pengemis dan Gelandangan Berhasil Dijaring Tim Gabungan
-
Lestari Moerdijat: Peningkatkan Literasi Anak Bangsa Harus Konsisten
-
Mercedes Finis Satu-Dua di GP China: Antonelli Menang, Russell Tetap Pimpin Klasemen F1 2026
-
Jenderal Dudung dan PWI Pusat Sepakat Perkuat Bela Negara Lewat Kekuatan Pers
-
Delegasi Indonesia Soroti Digitalisasi dan Standar Mutu Sanitasi di Forum GWSC Bangkok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.