- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kemilau Cahaya Lampu dalam...
Kemilau Cahaya Lampu dalam Chongqing Nightlife Festival 2025
Senin, 21 Jul 2025, 20:52 WIBCHONGQING - Lampu-lampu neon menyala di sepanjang jalan komersial Yangjiaping di Kota Chongqing, Tiongkok barat daya. Udara dipenuhi dengan aroma bir dan wangi pedas yang khas dari hotpot.
Dalam Festival Kehidupan Malam Hari Chongqing (Chongqing Nightlife Festival) 2025, yang juga dikenal sebagai festival budaya bir di kota itu, banyak orang berkumpul di depan panggung utama untuk menikmati berbagai pertunjukan langsung.
"Malam hari di Chongqing lebih semarak daripada siang hari," menurut komentar salah satu penonton daring (online) saat siaran langsung.
Karnaval konsumen yang berlangsung hingga September merupakan sekilas gambaran dari ekonomi malam hari Chongqing yang berkembang pesat. Di seluruh kota itu, sejumlah sublokasi tematik menampilkan beragam keunikan kuliner khas setempat, sementara acara malam hari digelar di sejumlah distrik dan wilayah.
Ekonomi malam hari di Tiongkok berkembang pesat, meluas dengan cepat ke berbagai sektor, termasuk retail, kuliner, dan hiburan.
Di JD MALL Chongqing, lalu lintas pejalan kaki sangat ramai di malam hari.
"Kami telah memperpanjang jam operasional hingga pukul 22.30 dan meluncurkan promosi penjualan seperti 'Diskon Penjualan AC 10 Hari' untuk memanfaatkan antusiasme konsumen yang didorong oleh festival kehidupan malam hari," kata Manajer JD MALL Sun Jian.
"Chongqing dinobatkan sebagai kota dengan ekonomi malam hari paling berpengaruh di Tiongkok selama empat tahun berturut-turut. Konsumsi malam hari telah menjadi pendorong pertumbuhan baru bagi tujuan kota ini untuk menjadi pusat konsumsi internasional," ujar Direktur Komisi Perdagangan Kota Chongqing Zhang Yongwu.
Pada 2024, total penjualan retail barang konsumsi di Chongqing mencapai 1,57 triliun yuan (1 yuan = Rp2.270) atau sekitar 219,6 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.301), dengan lebih dari 60 persennya dilakukan pada malam hari.
Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok telah mengimplementasikan berbagai kebijakan untuk mendorong perkembangan ekonomi malam hari. Kementerian Perdagangan China telah mengusulkan pembentukan klaster ekonomi malam hari, dan beberapa kota telah meluncurkan rencana khusus.
Sebagai contoh, Beijing telah memperpanjang jam operasional untuk museum dan perpustakaan, sementara kapal pesiar sungai dan pertunjukan malam telah menjadi daya tarik di Guangzhou dan Chengdu.
Menurut data dari Alipay pada Juni 2025, 49,3 persen belanja konsumen di Tiongkok terjadi antara pukul 18.00 hingga tengah malam, naik 6 poin persentase secara tahunan (year on year/yoy).
Saat matahari terbenam di balik Sungai Yangtze, cahaya lembut menerangi jalur-jalur beraspal batu di kawasan tua Longmenhao, Chongqing. Menjelang pukul 21.00, para wisatawan dari seluruh dunia telah memenuhi tempat duduk di bar tepi sungai, sembari mengangkat ponsel untuk mengabadikan pertunjukan cahaya drone yang spektakuler.
Formasi 5.000 drone menari-nari di langit, menciptakan gambar Sun Wukong (Sun Go Kong), Nezha, panda dan lolipop. Ant/Xinhua
- Chongqing
- neon
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.