Sepuluh Pemain Timnas Jerman Tumbangkan Prancis Lewat Adu Penalti, Lolos ke Semifinal Euro Wanita 2025

Minggu, 20 Jul 2025, 08:08 WIB

BASEL, SWISS — Dengan hanya sepuluh pemain sejak awal pertandingan, Timnas Putri Jerman sukses menyingkirkan Prancis lewat drama adu penalti 6-5 dalam perempat final Euro wanita 2025, Sabtu (19/7) malam waktu setempat, setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu di Stadion St. Jakob-Park, Basel.

Alice Sombath menjadi pesakitan bagi Prancis usai gagal mengeksekusi penalti penentu, yang membawa Jerman melaju ke semifinal untuk menghadapi juara dunia Spanyol di Zurich pada hari Rabu mendatang.

Ket. Foto: Pemain Jerman dan Prancis berebut bola dalam laga perempat final EURO Wanita 2025 di Stadion St. Jakob-Park, Basel, Sabtu (19/7) malam waktu setempat. — Sumber: AFP

Jerman memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka atas Prancis dalam turnamen besar musim panas, meski harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-13 dan sempat tertinggal lebih dulu. Dukungan besar dari suporter yang datang dari seberang perbatasan Jerman-Swiss menjadi energi tambahan bagi pasukan Martina Voss-Tecklenburg di laga penuh drama ini.

Ketegangan memuncak sejak awal ketika bek senior Kathrin Hendrich diusir wasit akibat menarik rambut Griedge Mbock saat menjaga bola mati. Tak hanya menerima kartu merah, Hendrich juga menyebabkan penalti yang dikonversi menjadi gol oleh Grace Geyoro.

Namun, Jerman tak butuh waktu lama untuk merespons. Hanya sepuluh menit berselang, Sjoeke Nüsken membalas lewat sundulan tipis memanfaatkan sepak pojok Klara Bühl, membuat seisi stadion bergemuruh.

Meski bermain dengan satu pemain lebih banyak, Prancis gagal memanfaatkan keunggulan numerik. Serangan mereka minim kreativitas, bahkan gol dari Delphine Cascarino dianulir karena offside. Geyoro sempat mencetak gol kedua, namun dianulir wasit lantaran Maëlle Lakrar berada dalam posisi offside dan mengganggu penjaga gawang Ann-Katrin Berger.

Sjoeke Nüsken sempat punya peluang emas untuk jadi pahlawan di waktu normal lewat titik putih, namun tendangannya yang lemah di menit ke-69 berhasil diblok kiper Prancis, Pauline Peyraud-Magnin.

Saat laga memasuki perpanjangan waktu, Jerman kembali nyaris celaka. Bola sundulan Janina Minge yang salah arah hampir menjadi gol bunuh diri, namun Berger melakukan penyelamatan luar biasa — mungkin yang terbaik sepanjang turnamen — untuk menjaga asa Jerman tetap hidup.

Ketika pertandingan hampir berakhir, giliran Melvine Malard yang mengguncang mistar gawang Jerman dengan tendangan kerasnya. Adu penalti pun tak terhindarkan.

Dalam adu nasib dari titik putih, Amel Majri dan Alice Sombath sama-sama gagal mencetak gol. Sementara eksekutor Jerman tampil lebih tenang dan presisi. Setelah tendangan Sombath ditepis Berger, para pemain dan suporter Jerman meledak dalam kegembiraan.

Keberhasilan ini terasa semakin dramatis mengingat Jerman tampil pincang sejak awal. Mereka kehilangan dua bek utama, Giulia Gwinn karena cedera dan Carlotta Wamser akibat akumulasi kartu. Sementara striker andalan Lea Schüller pun secara mengejutkan hanya duduk di bangku cadangan.

Namun, dalam situasi sulit, semangat dan mental baja Jerman kembali menjadi pembeda. "Ini kemenangan yang luar biasa. Kami bermain dengan hati," ujar kapten Alexandra Popp usai laga. "Kami tahu ini tidak akan mudah, tapi kami percaya sampai akhir. Sekarang saatnya memulihkan tenaga untuk semifinal."

Prancis, yang tampil pasif meski unggul jumlah pemain hampir sepanjang laga, harus pulang lebih cepat dan merenungkan kegagalan mereka menembus semifinal.

Bagi Jerman, kemenangan ini bukan sekadar tiket ke babak empat besar. Ini juga bukti bahwa semangat ‘Die Nationalelf’ tak pernah padam, bahkan saat bermain dalam kondisi yang paling sulit.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.