Intensitas Erupsi Tinggi, Gunung Marapi di Sumbar Masuk Prioritas Modernisasi Peralatan Pemantau

Minggu, 20 Jul 2025, 13:30 WIB

PADANG - Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) masuk ke dalam skala prioritas bersama gunung api lainnya di Indonesia untuk modernisasi peralatan pemantauan pada 2025.

“Pada 2025 ada beberapa gunung api di Indonesia yang akan mendapatkan tambahan atau modernisasi alat pemantauan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), salah satunya Gunung Marapi,” kata Petugas Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi, Teguh Purnomo di Bukittinggi, Minggu (20/7).

Ket. Foto: Petugas Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi, Teguh Purnomo di Bukittinggi, Minggu (20/7). — Sumber: antara foto

Teguh mengatakan penambahan alat atau modernisasi tersebut telah dilakukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) lewat PVMBG sejak 2023 dengan skala prioritas kepada gunung api dengan intensitas erupsi yang tergolong tinggi.

Modernisasi peralatan tersebut di antaranya stasiun seismograf yang berfungsi sebagai perekam atau pendeteksi getaran gempa bumi dan getaran vulkanik. Kemudian tiltmeter yang berfungsi memantau adanya tekanan dari dalam dapur magma serta global positioning system (GPS) atau sistem pemosisi global.

“Penambahan atau modernisasi peralatan ini untuk meningkatkan akurasi data-data aktivitas Gunung Marapi,” kata Teguh.

Teguh menyebut penambahan peralatan pemantauan tersebut akan semakin mempermudah petugas PGA dalam mengamati, menyusun laporan hingga menyampaikan informasi yang valid serta akurat kepada masyarakat. Di saat bersamaan PGA sudah memiliki sembilan stasiun pemantauan Gunung Marapi yang tersebar di sejumlah titik.

“Jadi, kita akan mendatangkan alat untuk pembaruan beberapa peralatan yang selama ini belum begitu efektif,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia menjelaskan setiap alat pemantau aktivitas kegunungapian memiliki masa kerja yang berbeda-beda. Ada yang dirancang untuk jangka panjang dan jangka pendek. Khusus alat yang akan didatangkan pada Semester II 2025 merupakan alat yang berfungsi dalam waktu jangka panjang.

Nantinya, PGA akan meminta izin kepada Kementerian Kehutanan untuk pemasangan permanen alat-alat tersebut. Sebab, kawasan hutan di sekitar Gunung Marapi berada di bawah naungan kementerian tersebut.

Rencananya alat tersebut akan dipasang di bagian lereng selatan, lereng timur laut dan di sisi barat daya Gunung Marapi. Pemilihan lokasi itu dikarenakan selama ini fluida magma gunung api tidak konstan atau berubah-ubah.

Tambahan informasi, selain Gunung Marapi penguatan modernisasi peralatan pemantauan gunung api juga dilakukan di Gunung Talang (sudah operasional), Gunung Kerinci, Gunung Dempo, Gunung Baka dan Gunung Krakatau di Lampung.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.