Menkomdigi Sebut Infrastruktur Digital Penentu Keselamatan Masyarakat dari Bencana
Jumat, 19 Des 2025, 14:48 WIBJAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan ketahanan infrastruktur digital menjadi hal terpenting di era teknologi digital. Hal itu disampaikan Menkomdigi pada HUT ke-32 Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), di Jakarta, Kamis (18/12).
Ia menuturkan, ketahanan infrastruktur digital menjadi hal yang sangat krusial, terlebih dalam penanganan kebencanaan. Menurut Menkomdigi, hal ini untuk memastikan keselamatan warga dan kecepatan respons pemerintah ketika akses fisik terputus.
Untuk itu, infrastruktur digital harus dapat terjaga dalam berbagai kondisi alam. Hal itu ditekankan Menkomdigi, sebagai opsi terakhir bila akses fisik terputus karena berbagai faktor gangguan lainnya.
"Bencana ini mengingatkan kita semua bahwa konektivitas dan informasi adalah kebutuhan mendasar. Infrastruktur digital adalah benteng pertahanan terakhir ketika akses fisik terputus," kata Menkomdigi Meutya.
Ia menegaskan, ketahanan ataupun resiliensi infrastruktur digital harus menjadi prioritas nasional. Sebab, hal ini merupakan bagian dalam mengantisipasi dampak risiko bencana terhadap infrastruktur digital.
Lebih lanjut Meutya mengatakan, upaya menyukseskan ketahanan infrastruktur digital tidak dapat dilakukan hanya oleh Kemkomdigi. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam percepatan pemulihan jaringan telekomunikasi pascabencana.
"Tidak ada satu pihak yang bisa bekerja sendiri. Kolaborasi yang cepat dan solid adalah kunci menjaga konektivitas nasional," ujar dia. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Menkomdigi: Digitalisasi Bansos Diperluas Secara Nasional pada Oktober 2026
-
Google Images Rombak Desain Mirip Pinterest di Ulang Tahun ke-25
-
Evaluasi Program, Badan Gizi Nasional Setop Sementara 1.512 SPPG di Jawa
-
Wali Kota Eri Siapkan Ratusan Paskibraka Surabaya Jadi Duta Kampung Pancasila pada 2027
-
Kadin Sebut Keramik Indonesia Kini Mampu Bersaing dengan Produk Impor
-
Perlu Ditiru, J&T Express Olah 146 Kg Seragam Bekas Menjadi Produk Bernilai
-
Heboh Wajib STNK untuk Beli BBM Subsidi, Pertamina Akhirnya Beri Klarifikasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.