Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemanfaatan Data dengan Tepat Mampu Menurunkan Stunting

📅 Sabtu, 19 Jul 2025, 22:35 WIB | Oleh:
Pemanfaatan Data dengan Tepat Mampu Menurunkan Stunting Doc: Antara
Ket. Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay.

Manado - Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay optimistis pemanfaatan data yang tepat mampu menurunkan angka stunting secara lebih signifikan dan berkelanjutan di seluruh wilayah Sulut.

"Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, prevalensi stunting di Provinsi Sulawesi Utara tercatat sebesar 20,8 persen, atau mengalami penurunan sebesar 0,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya," kata Wagub Victor di Manado, Sabtu.

Meskipun penurunan ini belum signifikan, kata Wagub, namun capaian tersebut tetap menjadi sinyal positif sekaligus pijakan awal untuk memperkuat upaya bersama secara lebih intensif, terarah, dan berkelanjutan dalam skala daerah.

"Data ini juga menunjukkan dinamika yang patut kita cermati secara bijak. Meskipun angka prevalensi stunting di Sulawesi Utara secara konsisten berada di bawah rata-rata nasional, kita tidak boleh lengah," kata Wagub mengingatkan.

Di sisi lainnya, kata dia, berdasarkan data dari sistem Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) menunjukkan angka yang jauh lebih rendah, yakni 1,53 persen di tahun yang sama.

Perbedaan ini menurutnya  mencerminkan adanya perbedaan pendekatan dalam metode pengumpulan data, yang mana masing-masing memiliki kekuatan dan keterbatasan.

Oleh karena itu, Wagub berharap seluruh pemangku kepentingan agar tidak melihat data secara terpisah, melainkan memperkuat kualitas pencatatan dan pelaporan di lapangan melalui sistem e-PPGBM.

Sementara di sisi lainnya tetap menjadikan hasil SSGI sebagai rujukan utama dalam evaluasi dan penetapan arah kebijakan makro.

"Kedua sumber data ini harus kita gunakan secara saling melengkapi, dimana e-PPGBM sebagai alat monitoring cepat untuk aksi langsung, dan SSGI sebagai dasar perumusan strategi pembangunan jangka menengah dan panjang," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.