Komisi III DPR Dorong Pemda Dukung Pelestarian Lapas Cagar Budaya di Semarang

Sabtu, 19 Jul 2025, 09:57 WIB

SEMARANG - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Rinto Subekti, memimpin kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Semarang atau yang lebih dikenal sebagai Lapas Bulu, Jumat (18/7).

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kondisi fasilitas pemasyarakatan sekaligus menyoroti tantangan perawatan bangunan lapas yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya.

Ket. Foto: Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang (Lapas Bulu), di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/7). — Sumber: koran jakarta/dok

Dalam tinjauan yang turut diikuti jajaran Kantor Wilayah Pemasyarakatan (Kanwil PAS) Jawa Tengah dan pengelola Lapas, Rinto menyampaikan keprihatinan atas minimnya perhatian terhadap perawatan bangunan-bangunan lapas dan rumah tahanan (rutan) yang berstatus heritage.

“Banyak lapas di Indonesia merupakan bangunan tua yang sudah masuk kategori cagar budaya. Tapi jangan hanya berhenti pada penetapan status saja. Heritage itu juga harus didukung dengan anggaran perawatan yang memadai,” ujar Rinto di hadapan jajaran Lapas Perempuan Semarang.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki peran penting dalam merawat dan melestarikan bangunan bersejarah, termasuk bangunan lapas dan rutan yang masuk dalam daftar cagar budaya.

“Jika memang sudah ditetapkan sebagai cagar budaya, maka semestinya ada perhatian serius dari pemda untuk membantu pendanaan. Jangan sampai pelestarian hanya menjadi istilah tanpa makna,” imbuhnya.

Politikus Partai Demokrat itu juga mendorong kolaborasi antara institusi pemasyarakatan dan pemerintah daerah agar terbangun sinergi pendanaan, mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh pihak lapas untuk melakukan pemeliharaan bangunan secara mandiri.

Selain menyoroti aspek infrastruktur, Rinto turut mengapresiasi beragam fasilitas dan program pembinaan yang berjalan di Lapas Perempuan Semarang. Ia secara langsung meninjau layanan medis, bengkel keterampilan, serta ruang-ruang sel warga binaan.

“Saya lihat kondisi di sini cukup baik. Ada pelatihan membuat tenun, batik, sampai produksi roti. Program pembinaan seperti ini penting agar setelah bebas, para warga binaan bisa hidup mandiri dan kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang bermanfaat,” katanya.

Ia juga menilai tenaga kesehatan di lapas tersebut memiliki kualitas layanan yang layak, terutama dalam menangani kebutuhan medis warga binaan.

Kepala Kanwil PAS Jawa Tengah, Mardi Santoso, menegaskan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi perawatan bangunan lapas. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengajuan relokasi Lapas Perempuan Semarang ke lokasi yang lebih representatif.

“Kami sudah bersurat ke Pemkot Semarang terkait kemungkinan relokasi. Namun, tentu saja hal ini juga perlu dikaji secara matang, termasuk terkait ketersediaan lahannya,” ujar dia.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.