Dedi Mulyadi Siap Diperiksa Polisi Terkait Pesta Rakyat Garut
Sabtu, 19 Jul 2025, 20:52 WIBBANDUNG â Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut dirinya siap dan tidak mempermasalahkan diperiksa pihak kepolisian terkait dengan pesta rakyat yang berakhir tragis di Alun-alun Garut, Jumat (18/7).
"Enggak ada masalah. Kan semua orang kedudukannya sama di depan hukum. Mau anak saya, mau diri saya sendiri, kan kalau dipanggil harus datang dan memberikan keterangan secara benar. Saya enggak ada masalah," kata Dedi di Gedung DPRD Jabar, di Bandung, Sabtu (19/7).
Hal ini guna mendukung upaya penyelidikan oleh Polda Jabar yang menyatakan akan melakukan penyelidikan soal kejadian yang merenggut tiga korban jiwa tersebut.
Dedi mengungkapkan dirinya merupakan pribadi yang ingin selalu terbuka, termasuk pada setiap problem yang terjadi dan menjadi peristiwa hukum.
"Saya dengan lapang dada dan dengan tangan terbuka bahkan mendukung upaya investigatif atau upaya penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Jabar. (Mohon) lakukan secara transparan agar publik mendapat penjelasan yang objektif," ucapnya.
Sebagai informasi, insiden yang menyebabkan tiga orang tewas dalam acara pesta rakyat itu merupakan rangkaian pesta pernikahan Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina, dengan Maula Akbar, putra dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Kericuhan tersebut menyebabkan 26 orang harus dibawa ke rumah sakit dan tiga orang meninggal dunia, yakni seorang anak usia delapan tahun bernama Vania Aprilia, warga Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota.Kemudian, Dewi Jubaeda (61) dan seorang anggota Polres Garut Bripka Cecep Saeful Bahri (39).
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sawit Dinilai Picu Krisis Air: Bukan Sekadar Larangan, Kang Dedi Perintahkan Alih Komoditas
-
Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali, Lonjakan Logistik Ketapang Diurai
-
Sawit Dilarang, Apkasindo ke Dedi Mulyadi: Jangan Tutup Telinga, Ayo Dialog Dulu!
-
Haornas Salah Satu Cara Jatim Meningkatkan Prestasi Olahraga Atlet
-
Pemkab Gunung Mas Perkuat Peran Puskesmas untuk Cegah Stunting
-
Sempat Ditutup KDM, Aktivitas Tambang di Bogor Dibuka Kembali. Ada Apa?
-
Bulog Sumut Serap 532 Ton Jagung Petani hingga 23 September 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.