Koperasi Merah Putih Jadi Harapan Kebangkitan Ekonomi Pedesaan Kabupaten Bekasi

Jumat, 18 Jul 2025, 03:25 WIB

Kabupaten Bekasi - Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyebutkan kemunculan Koperasi Merah Putih menandai era kebangkitan ekonomi masyarakat pedesaan di daerah itu melalui kolaborasi seluruh unsur terkait, termasuk pemerintah daerah.

Ketua Dekopinda Kabupaten Bekasi Toto Iskandar mengatakan keberadaan Koperasi Merah Putih bisa menjadi alat pemerataan ekonomi sekaligus menjadi kekuatan baru dalam membangun kemandirian masyarakat khususnya di wilayah pedesaan.

Ket. Foto: Momentum penyerahan nasi tumpeng saat peringatan Hari Koperasi Nasional tingkat Kabupaten Bekasi, Jawa Barat di Lapangan Plaza Pemkab Bekasi, Kamis (17/7), — Sumber: Antara

"Dekopinda bersama pemerintah daerah akan terus bersinergi untuk mendorong agar Koperasi Merah Putih mampu menjadi ujung tombak perekonomian masyarakat, seperti apa yang ditekankan oleh Pak Presiden," katanya di Cikarang, Kamis (17/7).

Ia mengatakan koperasi bukan sekadar organisasi melainkan alat memperkuat ekonomi rakyat dan Koperasi Merah Putih akan mampu berkembang apabila mampu memegang sejumlah prinsip utama yang menjadi fondasi kekuatan.

Pertama, network power yaitu penting pemimpin koperasi memiliki jaringan yang luas dan aktif hingga member power yang menekankan koperasi adalah milik anggota, bukan untuk kepentingan pribadi.

Ia juga menyoroti penting core business power atau fokus pada unit usaha yang jelas seperti apotek dan toko sembako. Selain itu, media power juga dianggap strategis agar koperasi lebih dikenal masyarakat luas sekaligus memiliki citra yang kuat.

Prinsip berikutnya adalah civil power yakni mendorong masyarakat sekitar, meskipun bukan anggota untuk ikut mendukung dengan berbelanja di warung koperasi. Terakhir politic power melalui dukungan penuh dari pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif.

"Kita tidak bisa jalan sendiri. Dukungan pemerintah, mulai dari regulasi, program hingga anggaran, sangat menentukan keberlangsungan Koperasi Merah Putih di daerah," ucapnya.

Toto juga berpesan kepada para pengurus koperasi agar selalu menjunjung tinggi nilai kejujuran. "Jadi pengurus koperasi itu tidak perlu pintar-pintar amat yang penting jujur dan mau bekerja. Koperasi bukan untuk gaya-gayaan, tapi mensejahterakan anggota," katanya.

Ketua Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Kabupaten Bekasi Jaenal Arifin mengapresiasi semangat kolaborasi yang terus tumbuh di lingkungan gerakan koperasi daerah sebagai modal utama mengembangkan unit usaha baru seperti Koperasi Merah Putih.

"Kami bangga dan mendukung penuh kolaborasi seperti ini. Semoga semangat maju, bangkit, dan sejahtera senantiasa menyertai seluruh Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bekasi," katanya.

Dirinya berharap gerakan koperasi di Kabupaten Bekasi semakin kompak dan aktif ke depan. Kehadiran inisiatif besar seperti Koperasi Merah Putih di 187 desa dan kelurahan menjadi asa baru meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

"Ini luar biasa. Semoga masyarakat di seluruh Kabupaten Bekasi bisa kembali giat berkoperasi dan menjadikan koperasi sebagai pilihan utama dalam pembangunan ekonomi kerakyatan," kata dia.(KR-PRA).

  • Koperasi Merah Putih

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.