Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Desa Bilelando di Lombok Tengah Jadi Percontohan Koperasi Merah Putih

📅 Jumat, 18 Jul 2025, 08:57 WIB | Oleh:
Desa Bilelando di Lombok Tengah Jadi Percontohan Koperasi Merah Putih Doc: IST
Ket. Ilustrasi

LOMBOK TENGAH - Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi percontohan program Koperasi Merah Putih yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

"Koperasi Merah Putih Desa Bilelando mewakili NTB menjadi percontohan program nasional tersebut," kata Asisten II Setda Lombok Tengah Lendek Jayadi di Lombok Tengah, Jumat (18/7).

Koperasi Merah Putih Desa Bilelando tersebut terpilih menjadi percontohan, karena pengurus koperasinya bergerak cepat dan telah menunjukkan hasil yang agresif mulai dari musyawarah desa hingga pembentukan pengurus serta program usaha yang dilaksanakan.

Selain itu, pengurus koperasi tersebut telah jalin kerja sama dengan berbagai mitra Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Potensi usaha yang dikembangkan Koperasi Merah Putih Desa Bilelando ini cukup banyak, baik di sektor perikanan maupun pertanian serta sektor lainnya," katanya.

Ia mengatakan pembentukan Koperasi Merah Putih di Lombok Tengah telah dilaksanakan di 154 desa yang ada di 12 kecamatan.

Kondisi pengurus Koperasi Merah Putih di 154 desa tersebut juga telah menunjukkan hal yang positif atau cukup baik.

"Koperasi Merah Putih ini telah terbentuk di 154 desa di Lombok Tengah," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menyiapkan tiga desa percontohan yang menjadi model dalam menjalankan program strategis nasional Koperasi Merah Putih.

"Kami sudah memilih tiga desa di NTB sebagai model dari Koperasi Merah Putih, sehingga kalau ada yang bertanya seperti apa Koperasi Merah Putih bisa melihat tiga desa itu," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Ahmad Masyhuri.

Ahmad memaparkan tiga koperasi desa percontohan itu yang pertama koperasi dari Desa Kekeri di Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, yang sudah menjalin mitra dengan berbagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk pengadaan pupuk, gas, transaksi perbankan melalui agen, serta mengelola bisnis mebel dan peternakan ayam.

Koperasi Merah Putih yang menjadi percontohan selanjutnya terletak di Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah. Wilayah desa yang berhadapan langsung dengan laut memungkinkan bagi koperasi untuk mendanai dan mengelola usaha perikanan tangkap dan budidaya.

"Banyak dari mereka adalah nelayan yang berusaha di bidang perikanan. Mereka juga punya klinik, apotek, dan gas," kata Ahmad.

Lebih lanjut dia menyampaikan Koperasi Merah Putih terakhir yang menjadi model ada di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.