Percepat Digitalisasi Industri, Kemenperin Gandeng Perusahaan Teknologi NEC

Rabu, 16 Jul 2025, 18:30 WIB

JAKARTA-Percepatan transformasi digital menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan industri manufaktur nasional. Bahkan, transformasi digital juga dapat menciptakan lapangan kerja baru di bidang teknologi dan industri yang berkaitan, serta meningkatkan sebuah kualitas pekerjaan.

“Transformasi digital sesuai dengan arah peta jalan Making Indonesia 4.0, yang tidak hanya berdampak positif pada penguatan struktur industri dalam negeri, tetapi juga memacu kompetensi dan kesiapan tenaga kerja nasional agar bisa lebih berdaya saing di kancah global, kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Rabu (16/7).

Ket. Foto: Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita — Sumber: Kemenperin

Untuk menjadi akselerator transformasi digital di sektor industri manufaktur Indonesia, Kementerian Perindustrian menjalankan berbagai inisiatif strategis melalui Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0). Adapun peran PIDI 4.0 antara lain menyediakan fasilitas satu atap yang mengintegrasikan showcase teknologi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), ekosistem inovasi, layanan konsultasi, dan pusat kolaborasi antar pemangku kepentingan.

“PIDI 4.0 bukan hanya menjadi pusat unjuk teknologi, tetapi juga menjadi tempat pengembangan kapabilitas SDM, konsultasi, inovasi, dan kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, serta penyedia solusi teknologi," jelas Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Masrokhan.

Kepala BPSDMI menyampaikan, PIDI 4.0 membangun pengembangan ekosistem industri 4.0 di Indonesia bersama 64 mitra stakeholder yang berasal dari pelaku usaha, asosiasi, hingga institusi pendidikan. Salah satu mitra PIDI 4.0 adalah NEC Indonesia, perusahaan yang mendorong transformasi digital dengan menghadirkan pendekatan Human-Centric Digital Transformation.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan kontribusi NEC Indonesia sebagai mitra aktif PIDI 4.0. Solusi smart manufacturing dari NEC yang berbasis data, IoT, dan AI seperti Real Time Monitoring Dashboard, Warehouse Management System, serta Work Process Recognition yang ditampilkan di PIDI 4.0 merupakan bukti nyata kontribusi mereka dalam pengembangan ekosistem Industri 4.0 di Indonesia," lanjut Masrokhan.

Pada tahun 2025, PIDI 4.0 memfasilitasi NEC Indonesia dan BogorTech untuk melakukan kolaborasi pengembangan teknologi Industrial IoT SmartBox yang berfungsi untuk akuisisi dan visualisasi data dari mesin industri. Diharapkan kolaborasi ini menghasilkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri manufaktur di Indonesia.

Untuk menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam transformasi digital yang inklusif, NEC Indonesia memiliki showcase di Gedung PIDI 4.0. Showcase tersebut menunjukkan bagaimana teknologi dapat diadopsi dengan mempertimbangkan kebutuhan tenaga kerja, efisiensi proses, dan keberlanjutan.

Akselerasi Transformasi

NEC tertarik bekerjasama dengan Kemenperin karena adanya kesamaan visi mengenai akselerasi transformasi industri 4.0 di Indonesia. Seperti NEC, Kemenperin juga menjadikan SDM sebagai faktor penting dalam pengembangan teknologi, ungkap President Director NEC Indonesia, Joji Yamamoto.

Sebelumnya, NEC juga telah memberikan pelatihan industri 4.0 untuk siswa, mahasiswa, hingga profesional, menyelenggarakan event di PIDI 4.0, berpartisipasi dalam pameran nasional dan internasional, serta melakukan business matching.

“Sebagai salah satu mitra PIDI 4.0, NEC berkontribusi dalam percepatan Making Indonesia 4.0 dengan membangun infrastruktur digital berskala nasional, meningkatkan kualitas SDM, serta mendukung ekosistem inovasi di Indonesia,” tutup Joji.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.