Kapal Terbalik di Mentawai, Berikut Langkah yang Dilakukan Kemenhub
Selasa, 15 Jul 2025, 14:14 WIBJAKARTA - Sehubungan dengan insiden kecelakaan kapal boat di Perairan Selat Sipora pada hari Senin, 14 Juli 2025, sesuai dengan laporan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Sikakap, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyampaikan sejumlah langkah.
Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud bahwa pihaknya prihatin atas musibah kecelakaan kapal tersebut. Saat ini mereka telah dievakuasi menuju Pelabuhan Tuapejat dengan menggunakan kapal BASARNAS.
"Berdasarkan laporan terakhir yang diterima dari Kantor UPP Kelas III Sikakap, seluruh penumpang berjumlah 18 orang yang sebelumnya ada yang dilaporkan hilang telah ditemukan dalam keadaan selamat," katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/7).
Masyhud menambahkan berdasarkan laporan awal, kapal jenis long boat berbahan kayu dengan mesin 3 x 40 PK ini bertolak dari Sikakap menuju Tuapejat pada pukul 07.00 LT dan berangkat dari pelabuhan rakyat milik swasta (Wisma Lestari).
Menurutnya, kapal mengalami kecelakaan pada pukul 11.00â12.00 LT akibat gelombang tinggi mencapai 3â4 meter di wilayah Selat Sipora, yang menyebabkan kapal terbalik.
"Unsur yang terlibat dalam proses pencarian dan penyelamatan ini terdiri dari BASARNAS, TNI AL, POLRI, UPP Sikakap, serta dukungan dari masyarakat setempat. Ditjen Perhubungan Laut akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk KNKT untuk memastikan proses investigasi atas kejadian ini berjalan sesuai ketentuan," tutup Masyhud.Â
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.