- Home
-
- Megapolitan
-
- Jakarta Waspada Longsor Sa...
Jakarta Waspada Longsor Saat Hujan Selama Juli
Senin, 14 Jul 2025, 01:10 WIBJAKARTA - Para lurah, camat, dan masyarakat Jakarta diingatkan untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah atau longsor pada saat curah hujan di atas normal selama bulan Juli. âDalam zona menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal. Hal ini terutama di daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, tebing jalan, atau jika lereng mengalami gangguan,â ujar Kepala Pelaksana BPBD Jakarta, Isnawa Adji, Sabtu.
Menurut informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), beberapa wilayah Jakarta berpotensi terjadi gerakan tanah. Informasi ini berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG.
Maka, dia minta camat dan lurah beserta masyarakat aktif mengecek kondisi wilayah masing-masing. Ini terutama yang berdekatan dengan aliran sungai maupun terdapat tebing atau gawir.
Isnawa minta petugas reaksi cepat BPBD setiap kelurahan dan kecamatan memonitor bersama. Apabila ada kondisi tertentu yang membutuhkan penanganan, baik BPBD maupun instansi terkait, segera bertindak. âLokasi yang sudah dipetakan dikoordinasikan dengan Dinas SDA pelaksanaan teknis di lapangan,â kata Isnawa.
Isnawa menjelaskan, antisipasi lainnya yang dapat dilakukan dengan membuat bronjong dan turap mandiri. Ini terutama apabila tanah dalam keadaan miring atau berpotensi bergerak atau bergeser.
BPBD Jakarta juga mengajak warga untuk melakukan penanaman pohon di lokasi rawan dan sudah minim vegetasi. Tujuannya untuk mencegah potensi bahaya tanah longsor serta meminimalisir dampak yang lebih serius jika terjadi hujan lebat.
âPenanganan bencana harus secara komprehensif. Bisa dilakukan swadaya atau kolektif oleh masyarakat,â kata Isnawa. Berdasarkan PVMBG, beberapa wilayah di Provinsi Jakarta berada di Zona Menengah yang potensi terjadinya tanah longsor. Misalnya, Jakarta Selatan yang meliputi wilayah Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan. Kemudian, Jakarta Timur yang meliputi wilayah Kramat Jati dan Pasar Rebo.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: M. Selamet Susanto
Berita Terkait:
-
Beruang Serang Warga di Pasaman Barat, BKSDA Sumbar Kirim Tim Penanganan
-
ULN Indonesia Kembali Membengkak, Tembus 434,7 Miliar Dolar AS
-
Penanganan longsor di Kramat Jati Jakarta
-
Banjir Bandang dan Tanah Longsor Kembali Melanda Aceh Tengah
-
Longsor di Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang
-
Pemkot Banjarbaru Tekankan Disiplin ASN Usai Libur Lebaran
-
Ruang kelas sekolah terdampak longsor di Kota Cilegon
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.