Wamendagri Bima Arya Dukung Generasi Muda Terlibat dalam Pengembangan Ekonomi Syariah di Indonesia
Sabtu, 12 Jul 2025, 20:32 WIBJAKARTA â Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyatakan dukungannya terhadap pelibatan generasi muda dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Bima saat menjadi narasumber dalam kegiatan Gunadarma Sharia Economic Event (GSENT) 2025 yang berlangsung di Auditorium Kampus D462, Universitas Gunadarma, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (11/7/2025).
Bima mengatakan, ekonomi syariah merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung visi besar Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, menurutnya, diperlukan langkah nyata berupa sosialisasi, edukasi, dan peningkatan literasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap sistem ekonomi ini. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarpemangku kepentingan untuk mendorong percepatan gerak ekonomi syariah.
âMemang harus ada akselerasi koordinasi yang sinergis antara semua stakeholders, pemerintah, masyarakat, kampus, komunitas, agar ekonomi syariah ini bisa bergerak lebih cepat. Jadi, saya lihat itu masih sangat relevan,â katanya.
Ia juga menyoroti urgensi waktu, mengingat masa depan Indonesia yang diproyeksikan akan menjadi salah satu dari lima kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada dua dekade mendatang. Bima pun mendorong generasi muda, khususnya Generasi Z, untuk mengambil peran dalam mewujudkan visi besar tersebut.
âIni kata World Bank, kata IMF, kata para pakar, kita akan menunjuk ke sana, one of the five largest economies in the world. Satu dari lima negara paling hebat di dunia pada saat ini adalah Indonesia, 20 tahun lagi, enggak lama,â ujarnya.
Bima juga memotivasi para mahasiswa dengan mencontohkan para pemimpin bangsa seperti Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto yang telah memimpin di usia 40-an. Ia percaya, zaman terus bergerak dan kepemimpinan masa depan membutuhkan figur-figur muda yang dinamis, energik, serta berintegritas.
âEnggak ada yang berharga di dunia ini selain integritas dan nilai. Boleh kalian bercita-cita jadi pemimpin di usia muda, tetapi enggak ada artinya kalau kalian tidak memimpin dengan nilai, tidak memimpin dengan integritas,â ungkapnya.
Ia menambahkan, generasi muda di universitas adalah kelompok yang tajam dan kritis. Menurutnya, modal intelektual ini harus terus diasah dengan dialog dan keterbukaan terhadap berbagai perspektif. Ia pun mengapresiasi kampus sebagai ruang diskusi, sekaligus mendorong mahasiswa untuk belajar dari pengalaman orang lain.
âSalah satu kunci sukses adalah belajar dari orang lain, belajar dari pengalaman orang lain, dan memperkaya perspektif melalui pengalaman orang lain. Di forum atau event-event seperti ini, anak-anak mendapatkan kesempatan untuk itu,â tandasnya.
(IKN)
- Kemendagri
- generasi muda
- Ekonomi Syariah
- Wamendagri
Redaktur: Rivaldi Dani Rahmadi
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Menaker: Data Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Penyusunan Kebijakan Ketenagakerjaan
-
Piala Dunia FIFA 2026: Babak 32 Besar Resmi Tersaji, Daftar tim lolos, Jadwal Pertandingan dan Bagan lengkap
-
Hari Bhayangkara ke-80: Presiden Prabowo Tegaskan Tema 'Polri untuk Masyarakat'
-
Edukasi Budaya Keselamatan Penggunaan Gas Bumi bagi Warga Rusun Jakarta
-
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Kembali Gelar Pertemuan
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Kepala Daerah Terapkan Pembiayaan Kreatif
-
Piala Dunia, Beban Berat Dipikul Australia untuk Selamatkan Martabat Asia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.