Program Prioritas Kabupaten Serang Tunjukkan Kemajuan Signifikan

Jumat, 11 Jul 2025, 02:30 WIB

Serang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melakukan evaluasi terhadap 30 hari pertama kinerja Bupati dan Wakil Bupati Serang, dengan hasil yang menunjukkan kemajuan signifikan pada salah satu program prioritas yakni swasembada pangan.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Ida Nuraida, di Serang, Kamis (10/7), mengungkapkan bahwa evaluasi kinerja awal ini merupakan sebuah kewajiban untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai dengan rencana strategis yang telah ditetapkan.

Ket. Foto: Tanaman bawang merah di Desa Toyomerto, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (10/7). — Sumber: Antara

"Kita wajib mengevaluasi 30 hari kinerja Bupati dan Wakil Bupati Serang yang memang sudah berbagai kegiatan dilakukan. Yang sudah menyentuh ke-10 program," ujarnya.

Dari seluruh program yang dievaluasi, Ida secara khusus menyoroti pencapaian luar biasa di sektor ketahanan pangan. Menurutnya, program swasembada pangan bahkan telah menyentuh target 100 persen untuk fase penanaman.

"Memang ada yang sudah 100 persen, kayak swasembada pangan itu dari target sudah mencapai. Tinggal menunggu panen saja," tegasnya.

Pencapaian ini, kata Ida, tercermin dari realisasi berbagai program tanam yang telah rampung dilaksanakan. Ia merinci beberapa komoditas yang menjadi andalan dalam program ini, seperti bawang merah yang telah selesai ditanam dan siap memasuki masa panen.

Di sektor perikanan, program budidaya udang vaname yang menjadi salah satu unggulan juga dilaporkan telah berjalan sesuai target dan kini dalam tahap pemeliharaan menunggu panen. Hal ini menunjukkan diversifikasi dalam upaya mencapai kemandirian pangan daerah.

Lebih lanjut, program ini juga didukung oleh inisiatif kolaboratif, salah satunya adalah penanaman jagung yang diinisiasi oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri), yang menunjukkan adanya sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan nasional dari tingkat daerah.

Ida menambahkan, keberhasilan ini tidak berhenti di satu titik. Program akan terus berlanjut dengan pengembangan komoditas hortikultura lainnya untuk memperkuat struktur pangan daerah.

"Ada lagi nanti tanaman hortikultura lainnya kayak pisang barangan, terus kedelai edamame, sama satu lagi jagung yang diinisiasi oleh Polri itu," pungkas nya.

Menurutnya, hal ini menandakan bahwa program swasembada pangan dirancang sebagai sebuah gerakan berkelanjutan.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.