Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana 2025–2029 oleh BPBD Ponorogo
Kamis, 10 Jul 2025, 22:05 WIBPonorogo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menyusun dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) periode 2025â2029, sebagai antisipasi meningkatnya frekuensi kejadian bencana di wilayah tersebut selama enam bulan terakhir.
Kepala BPBD Ponorogo Masun, di Ponorogo, Kamis, menyatakan dokumen KRB akan menjadi rujukan resmi dalam pengambilan keputusan lintas sektor saat terjadi bencana.
"Dokumen ini tidak baru, tetapi pembaruan mutlak diperlukan karena frekuensi bencana terus meningkat dan pola sebarannya makin luas. Ini jadi dasar penting dalam perencanaan mitigasi dan respons bencana yang lebih adaptif," kata Masun.
Selain KRB, BPBD juga sedang menyusun dua dokumen lainnya, yakni Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) dan Rencana Kontinjensi (Rekon).
"Ketiga dokumen disusun berbasis data lapangan terbaru dan potret kerentanan wilayah yang diperbarui secara menyeluruh," ujarnya.
Menurut Masun, hingga Juni 2025, tercatat 110 kejadian bencana di Ponorogo, terdiri atas 59 kejadian tanah longsor, 41 kejadian banjir, serta 10 kejadian cuaca ekstrem.
"Potensi kebakaran hutan dan kekeringan juga diperkirakan meningkat pada semester kedua tahun ini," katanya.
Ia menegaskan penyusunan dokumen tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan upaya konkret agar seluruh wilayah di Ponorogo, baik dataran tinggi maupun rendah, lebih siap menghadapi potensi bencana.
"Dokumen ini harus riil dan sesuai kondisi di lapangan, agar bisa digunakan sebagai panduan oleh seluruh pemangku kepentingan," katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
TNI Bersama Warga Gotong Royong Pulihkan Polindes Pascabencana di Aceh Tengah
-
Pemkot Tangerang Optimalkan Literasi Bergerak untuk Edukasi PP Tunas
-
Gunung Semeru Terlihat Mengembuskan Asap 1.000 Meter ke Udara
-
Pameran Astra Auto Fest 2025 Remi dibuka Semarak Beragam Promo
-
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Jakarta Siang hingga Sore, Warga Diminta Antisipasi Aktivitas Luar Ruangan
-
Bantul Alokasikan Dana APBD 2026 untuk Pulihkan Infrastruktur Terdampak Cuaca Ekstrem
-
Ngeri! 14 Zona Megathrust Mengintai Indonesia Khususnya Selatan Jawa, Ahli Sebut Hanya Tunggu Waktu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.