Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian ESDM Siapkan Strategi Kebijakan demi Raih Ketahanan Energi

📅 Kamis, 10 Jul 2025, 13:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementerian ESDM Siapkan Strategi Kebijakan demi Raih Ketahanan Energi Doc: ANTARA
Ket. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot.

JAKARTA – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot, mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan berbagai strategi dan kebijakan demi meraih target ketahanan dan swasembada energi nasional, yang merupakan kunci mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Yuliot, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (10/7), mengatakan kebijakan nasional menempatkan kemandirian energi sebagai salah satu prioritas utama dalam memperkokoh pertahanan negara dan memantapkan ketahanan nasional.

"Kalau dilihat dari sisi kebijakan, sesuai dengan prioritas program nasional, di mana untuk memantapkan ketahanan nasional, termasuk di dalamnya adalah keamanan negara, maka harus dilakukan kemandirian di bidang energi. Bagaimana kita melakukan swasembada, ekonomi hijau, dan juga melanjutkan hilirisasi," ujar dia.

Adapun strategi pertama adalah melalui peningkatan lifting dan infrastruktur minyak dan gas bumi (migas).

Yuliot mengatakan, pada 2030, target lifting minyak ditetapkan mencapai 1 juta barel per hari (bopd) dan lifting gas sebesar 12 miliar kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/MMSCFD).

Pembangunan infrastruktur pipa gas juga terus digenjot, antara lain pipa Cirebon-Semarang (Cisem) sepanjang 325 km dan Dumai-Sei Mangke (Dusem) sepanjang 555 km.

Strategi kedua adalah peningkatan pasokan listrik. Yuliot mengatakan pemerintah telah mengesahkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) untuk periode 2025–2034, yang mematok target penambahan pembangkit sebesar 69,5 gigawatt (GW), transmisi 47.758 kilometer sirkuit, serta gardu induk dengan kapasitas total 107.950 megavolt ampere (MVA).Strategi ini pun diiringi dengan pemanfaatan EBT yang juga terus diperluas.

"Untuk penambahan program biodiesel, di samping ada ketahanan energi juga, akan terjadi juga peningkatan bagi terciptanya lapangan kerja dalam program mandatori biodiesel ini," kata Yuliot.

Pemerintah juga menetapkan mandatori biodiesel 40 persen (B40) pada 2025 dan menargetkan B50 pada 2026.

Pada 2034, penambahan kapasitas EBT di sektor kelistrikan nasional diproyeksikan mencapai 42,6 GW.

Untuk mendukung program ini, Yuliot mengatakan pemerintah aktif melakukan evaluasi kesiapan industri serta ketersediaan bahan baku.

Strategi-strategi tersebut diharapkan bisa menjawab berbagai tantangan bagi sektor energi nasional yang masih dihadapkan pada sejumlah tantangan.

Beberapa di antaranya adalah pemerataan ketersediaan energi di seluruh pelosok Indonesia, ketidakpastian global akibat konflik di negara-negara produsen sumber energi, dan tingginya ketergantungan pada impor energi.

Selain itu, beban fiskal pemerintah yang cukup berat serta tingginya subsidi energi turut menambah kompleksitas, ditambah komitmen untuk mencapai bauran 23 persen energi baru dan terbarukan (EBT) pada 2025 dan net zero emission (NZE) pada 2060.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.