Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Devisa Tembus Rp344 Miliar, Udang Kaltim Serbu Pasar Amerika hingga Inggris

5 Jumat, 16 Okt 2026, 02:55 WIB | Oleh:
Devisa Tembus Rp344 Miliar, Udang Kaltim Serbu Pasar Amerika hingga Inggris Devisa Tembus Rp344 Miliar, Udang Kaltim Serbu Pasar Amerika hingga Inggris Doc: ANTARA/Umarul Faruq
Ket. Ilustrasi - Truk kontainer memuat produk udang Indonesia yang akan diekspor ke Amerika Serikat saat berangkat di Kompleks Puspo Agro, Jemundo, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (3/12).

SAMARINDA - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur mencatat volume ekspor komoditas udang penaidea periode Januari hingga September 2026 mencapai 1.722,34 ton dengan nilai devisa tembus Rp344,65 miliar. 

"Akumulasi pengiriman komoditas udang penaidea selama sembilan bulan tersebut membukukan nilai devisa mencapai Rp344,65 miliar," kata Kabid Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan (PDSP) di DKP Provinsi Kaltim Irma Listiawati di Samarinda, Kamis (15/10).

Irma menjelaskan bahwa pengiriman komoditas ekspor udang unggulan daerah dilaksanakan secara bertahap guna memenuhi tingginya permintaan pasar konsumen di berbagai negara mitra global.

"Puncak volume pengiriman tertinggi terjadi pada bulan April yang mencatatkan angka 277,33 ton dengan perolehan devisa sebesar Rp53,9 miliar," ujar Irma.

Sementara itu, aktivitas ekspor pada periode bulan September 2026 turut membukukan tren kenaikan hingga mencapai 231 ton senilai Rp48,59 miliar.

Rangkaian pengiriman bulan September 2026 tersebut ditopang oleh penerbitan 22 dokumen sertifikasi mutu kelayakan hasil perikanan ekspor daerah dari otoritas karantina.

Berdasarkan pemetaan pasar internasional, ekspor komoditas udang penaidea asal perairan pesisir Kalimantan Timur secara konsisten menyasar delapan negara tujuan utama dunia.

"Delapan negara utama tujuan pengiriman udang meliputi Jepang, China, Amerika Serikat, Inggris, Taiwan, Singapura, Vietnam, serta Malaysia," tutur Irma.

Jepang dan Amerika Serikat menjadi pasar paling potensial yang menyerap porsi besar komoditas udang windu beku berukuran besar dengan standar kualitas premium.

Sementara pasar kawasan Eropa seperti Inggris secara rutin mengimpor pasokan komoditas Udang Pink Beku yang memenuhi persyaratan kriteria standar mutu ketat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim Irhan Hukmaidy menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat jaminan mutu rantai pasok ekspor.

Pihaknya mengoptimalkan pendampingan teknis bagi para pembudidaya tambak udang lokal guna meningkatkan standar kualitas produksi sesuai regulasi pasar internasional .

"Sinergi bersama Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Balikpapan sangat penting dalam memfasilitasi kelancaran dokumen sertifikasi serta menjaga daya saing produk," kata Irhan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp125.000...
Nasional
Diisukan Jadi Cawapres Gant...
Rona
Ini Daftar Lengkap Pemenang...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.