Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

109 Peserta Didik Jadi Angkatan Pertama Sekolah Rakyat di Pekanbaru

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 15:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
109 Peserta Didik Jadi Angkatan Pertama Sekolah Rakyat di Pekanbaru Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Sosial Pekanbaru Idrus mengungkapkan sebanyak 109 siswa akan menjadi angkatan pertama Sekolah Rakyat di Pekanbaru.

PEKANBARU – Sebanyak 109 calon peserta didik dari keluarga tidak mampu menjadi angkatan pertama Sekolah Rakyat di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau pada tahun ajaran 2025/2026 dengan pendidikan gratis dan berasrama.

Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Idrus, Rabu (9/7), mengatakan dari 109 calon peserta didik tersebut, sebanyak 76 anak merupakan warga Pekanbaru yang berasal dari keluarga kurang mampu. Selebihnya peserta merupakan anak-anak di daerah sekitar.

“Kemudian ditambah 33 orang lagi yang berasal dari kabupaten tetangga, yaitu Kampar, Siak, dan Pelalawan,” katanya.

Menurutnya, Sekolah Rakyat di Pekanbaru akan membuka jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama hingga Sekolah Menengah Atas. Semua fasilitas disediakan negara, sehingga anak-anak hanya perlu membawa semangat dan tekad untuk belajar.

Namun begitu lanjutnya Sekolah Rakyat bukan hanya sekadar gratis. Konsepnya yang berasrama dan terpadu membuat para siswa tidak hanya belajar akademik, tetapi juga dibina kemandirian dan karakter.

Saat ini proses teknis pengoperasian sekolah masih menunggu kepastian dari pihak Sentra Abiseka Pekanbaru, Kementerian Sosial Republik Indonesia

“Jadi teknis kapan dimulainya belajar mengajar, itu langsung dari Sentra Abiseka. Mereka yang atur teknisnya,” tutur Idrus.

Namun begitu, Idrus memperkirakan bahwa kegiatan belajar mengajar bisa dimulai serentak dengan sekolah-sekolah lain di Pekanbaru. Diketahui peserta didik SD dan SMP negeri dijadwalkan masuk pada 14 Juli 2025.

Dia menambahkan Sekolah Rakyat memang dirancang agar menjadi jalan keluar bagi keluarga yang kesulitan membiayai pendidikan anak. Melalui skema berasrama, anak-anak tidak hanya dijamin gratis biaya sekolah, tetapi juga biaya makan, tempat tinggal, hingga perlengkapan belajar.

Langkah ini lanjutnya sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem. “Sekolah Rakyat di Pekanbaru ini adalah wujud nyata dari upaya kita untuk memutus rantai kemiskinan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.