Kemenag Respons Sound Horeg dan Minta Warga tak Ganggu Ketertiban Umum

Selasa, 08 Jul 2025, 16:15 WIB

Jakarta -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin meminta masyarakat untuk saling menghormati dan tidak mengganggu ketertiban umum terkait fenomena Sound Horeg yang dinilai sudah terlalu meresahkan.

"Kementerian Agama tentu menginginkan masyarakat, warga bangsa dari semua agama, untuk kita bersama-sama berikhtiar menciptakan suasana sosial keagamaan yang kondusif," ujar Kamaruddin Amin di Jakarta, Selasa.

Ket. Foto: Sound Horeg — Sumber: istimewa

Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan keberadaan Sound Horeg atau sistem audio berukuran besar yang menghasilkan suara sangat keras dan bergetar, sehingga kerap menimbulkan permasalahan.

Beberapa waktu lalu operator Sound Horeg merusak pagar pembatas jembatan, rumah, hingga sejumlah fasilitas umum. Karena dinilai banyak mudharatnya sejumlah ulama di daerah mengharamkan aktivitas Sound Horeg.

Kamaruddin menekankan pentingnya silaturahim dan interaksi sosial yang beradab agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Menurut dia, setiap warga negara dituntut untuk ikut menciptakan suasana sosial yang kondusif dan harmonis.

"Jangan men-create masalah untuk orang lain, lah. Kira-kira intinya semua warga bangsa dituntut untuk meningkatkan kualitas silaturahimnya, interaksinya, agar masyarakat tidak mendapatkan masalah karena kita," ujar Kamaruddin.

Sebagai institusi yang memiliki peran strategis dalam kehidupan keagamaan, Kemenag terus mendorong semua pihak untuk mengedepankan nilai-nilai Islam yang damai melalui berbagai instrumen kelembagaan.

"Kemenag punya banyak instrumen, seperti penyuluh, penghulu, guru, kiai, ulama, termasuk mitra-mitra seperti ormas keagamaan. Kami secara kelembagaan mendorong semua pihak untuk bersama-sama menghadirkan Islam yang damai," ujarnya.

Kamaruddin juga menyinggung Program Peaceful Muharram yang baru diluncurkan sebagai bagian dari upaya Kemenag membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kedamaian dalam ekspresi keagamaan dan kebangsaan.

Untuk itu Kemenag terus mendorong seluruh warga bangsa dari berbagai agama untuk berikhtiar bersama menciptakan suasana sosial keagamaan yang sejuk, tertib, dan saling menghormati.

"Bagaimana agama itu betul-betul bisa instrumental dalam meningkatkan kualitas kehidupan kita berbangsa, bernegara," katanya.

  • Sound Horeg

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.