Gubernur Pramono Anung Pimpin Apel Siaga Banjir di Rawajati

Selasa, 08 Jul 2025, 13:35 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memimpin apel siaga antisipasi banjir di Jalan Binawarga, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa (8/7) pagi. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono memberikan arahan kepada jajaran serta menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh petugas yang telah menangani banjir di Ibu Kota.

“Pagi ini saya meminta jajaran untuk mengadakan apel siaga guna mengantisipasi banjir seperti yang terjadi dua hari lalu,” ujar Gubernur Pramono dalam sambutannya.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Ia menekankan bahwa penanganan banjir harus dilakukan secara cepat, tepat, dan berbasis perencanaan matang agar dapat mengantisipasi kondisi tak terduga.

Gubernur Pramono menginstruksikan seluruh wali kota dan dinas terkait untuk siaga selama 24 jam. Menurutnya, meski hujan deras dan banjir kiriman tidak bisa dihindari, dampaknya tetap harus diminimalkan.

“Walaupun ada hujan dan banjir kiriman, dampaknya tidak boleh separah sebelumnya. Kemarin malam, air banjir bisa langsung diflushing ke laut karena permukaan laut sedang surut,” jelasnya.

Ia menyoroti pentingnya koordinasi lintas instansi agar respons terhadap banjir bisa berjalan lebih efektif.

“Kita harus punya rencana antisipatif agar dampak banjir tidak meluas dan tidak menimbulkan korban. Itu yang sedang kita siapkan,” katanya. Keselamatan warga, kata Gubernur, harus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah mitigasi.

Dalam apel tersebut, Gubernur Pramono juga mengucapkan terima kasih kepada para petugas lapangan, termasuk personel dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Pasukan Pelangi. Pasukan Pelangi terdiri dari Pasukan Oranye (Dinas Lingkungan Hidup), Pasukan Biru (Dinas Sumber Daya Air), Pasukan Kuning (Dinas Bina Marga), dan Pasukan Hijau (Dinas Pertamanan dan Hutan Kota).

“Saya mengapresiasi kerja keras Saudara semua yang menjadi garda terdepan dalam penanganan banjir. Saya tahu banyak yang menggigil karena bekerja seharian, terutama pasukan oranye, biru, dan hijau. Bekerjalah dengan hati,” ujarnya.

Menutup arahannya, Gubernur Pramono menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang terdampak banjir dan berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem drainase. Ia juga menegaskan akan menyelesaikan berbagai persoalan teknis yang menyebabkan tersumbatnya saluran air di berbagai titik.

“Saya mohon maaf kepada warga yang masih terdampak banjir kemarin. Kami akan bekerja keras dan menyiapkan langkah-langkah konkret untuk penanganan ke depannya,” pungkasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.